Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2026

Exit Tol Ambarawa Difungsionalkan Mulai H-7 Lebaran, Operasional Satu Arah

Exit Tol Ambarawa mulai difungsionalkan pada H-7 Lebaran untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Semarang.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
EXIT TOL AMBARAWA - Pekerja mengerjakan pembangunan Exit Tol Ambarawa, Jumat (6/2/2026). Tol Ambarawa - Bawen direncanakan akan dibuka secara fungsional pada arus mudik Lebaran 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Exit Tol Ambarawa mulai difungsionalkan pada H-7 Lebaran untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Semarang. 

Pengoperasian jalur fungsional tersebut akan dimulai pada Jumat (13/3/2026) dengan sistem satu arah.

Plt Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Djoko Noerjanto mengatakan, pengoperasian jalur tersebut mengikuti instruksi pembukaan posko pengamanan Lebaran yang dimulai pukul 00.01 pada tanggal tersebut.

"Begitu difungsionalkan, kendaraan pemudik yang melintas dari tol rencananya akan dikeluarkan di Ambarawa."

"Sehingga, siklus time akan kami ubah untuk pengaturan fase traffic light di Exit Tol Bawen untuk mengurangi kecelakaan," jelas Djoko, Senin (9/3/2026). 

Baca juga: CATAT, Diskon 30 Persen Tarif Tol Selama 4 Hari Lebaran, Ini Daftar Ruasnya di Jateng

Hindari Penumpukan Kendaraan, GT Kalikangkung Semarang Dibuka Penuh Mulai 11 Maret

Wartawan Dilarang Meliput Penyerahan SK Plt Bupati Pekalongan, Ada yang Ditutupi?

Lebih lanjut, dia menjelaskan, jalur fungsional Exit Tol Ambarawa rencananya dioperasikan dengan jam operasional pukul 06.00 hingga pukul 18.00 mulai H-7 Lebaran. 

Kemudian dilanjutkan hingga H+7 Lebaran untuk mendukung arus balik.

"Kalau yang pas mudik, jalur dari Bawen keluar ke arah Ambarawa. Untuk balik dari Ambarawa ke arah Bawen ataupun ke arah tol yang ke Solo ataupun yang ke arah Semarang," jelasnya. 

Dia menekankan, sistem satu arah diterapkan karena jalur tersebut masih bersifat fungsional dan belum sepenuhnya siap untuk operasional dua arah.

"Karena masih fungsional, maka belum bisa digunakan dua arah secara bersamaan. Jadi nanti diatur bergantian antara untuk mudik dan balik, tergantung kondisi lapangan."

"Kami bersama kepolisian akan melihat situasi lalu lintas di lapangan,” katanya. 

Djoko menambahkan, Dishub bersama instansi terkait kini tengah membahas survei jalur serta menyiapkan skema pengendalian arus lalu lintas di jalan nasional yang melintasi kawasan wisata di Kabupaten Semarang.

Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan wisata dan pusat keramaian seperti Nissin, Cimory, Dusun Semilir, hingga Saloka Theme Park yang diprediksi ramai saat libur Lebaran.

Sementara untuk posko, pihaknya mengikuti posko bersama dengan unsur perhubungan, kepolisian, dan kesehatan.

"Terdapat lima rest area, kemudian posko terpadu di Ngampin, pos pantau di Bandungan dan Kopeng, serta satu pos di Karangjati. Total ada sembilan titik posko," sebut Djoko.

Selain itu, petugas Dishub juga akan ditempatkan di sejumlah pos pantau tambahan, termasuk di kawasan Exit Tol Bawen dan Exit Tol Ambarawa, serta patroli mobile di Taman Bawen. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved