Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Dua Ruas Tol di Jateng Difungsionalkan Saat Mudik Lebaran

Dua ruas tol yang berada di wilayah Jawa Tengah akan difungsionalkan saat mudik Lebaran 2026

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
TINJAU TOL - Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kesiapan Tol Bawen - Ambarawa, Selasa (10/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Dua ruas tol yang berada di wilayah Jawa Tengah akan difungsionalkan saat mudik Lebaran 2026.

Kedua ruas tersebut adalah Tol Bawen-Ambarawa dan Tol Solo–Jogja hingga Prambanan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pengoperasian tol secara fungsional ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan, terutama di titik-titik rawan kemacetan.

Baca juga: Dapat Laporan Tabrak Lari, Petugas Temukan Pria Tanpa Pakaian Terkapar di Jalan Tol Tengah Malam

Baca juga: 3 Kata yang Diucapkan Vidi Aldiano Sebelum Meninggal, Kesetiaan Sheila Dara Dipuji

Fungsional ini diharapkan dapat meminimalisasi potensi black spot maupun trouble spot saat puncak arus mudik, khususnya di kawasan Bawen yang kerap menjadi titik kemacetan.

"Jadi, dua ini kita fungsionalkan untuk mereduksi akan tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Jadi, black spot, trouble spot nanti puncaknya arus di Bawen biasanya. Sehingga, hari ini kita lakukan pengecekan," tutur Luthfi, saat mengecek Jalur Ambon Tol Bawen - Ambarawa, Selasa (10/3/2026).

Pada ruas tol Bawen-Ambarawa, pemerintah menyiapkan skema operasional dua jalur.

 Jalur Ambon akan digunakan untuk arus mudik dari Bawen menuju Ambarawa dan mulai difungsionalkan pada 13 Maret. Sementara jalur Bandung direncanakan mulai beroperasi pada 15 Maret dan diprioritaskan untuk arus balik.

Luthfi menjelaskan, karena ruas tersebut masih berstatus tol fungsional dan fasilitasnya belum sepenuhnya lengkap seperti rambu lalu lintas dan penerangan, operasionalnya tidak berlangsung selama 24 jam.

"Karena rambu belum ada dan penerangan belum ada, maka fungsionalnya tidak full 1x24 jam, hanya sampai pukul 17.00," jelasnya.

Untuk mendukung operasional tersebut, pemerintah juga berkoordinasi dengan kepolisian.

Berbagai fasilitas pendukung disiapkan seperti pos pengamanan, derek, serta pemantauan arus lalu lintas di sepanjang jalur.

Sementara, kesiapan mudik di jalur Pantura, Luthfi menyebut, Pemprov Jateng bersama Polda Jawa Tengah menyiapkan skema pelayanan bagi pemudik di jalur Pantura, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua.

Dalam skema tersebut, kendaraan pemudik akan diangkut menggunakan truk, sementara penumpangnya akan diantar menggunakan bus hingga ke daerah tujuan.

"Kapolda sudah punya inisiatif, para Kapolres sudah menyiapkan kendaraan, begitu masuk wilayah Jawa Tengah akan diangkut dengan truk untuk kendaraannya, kemudian orangnya naik bus sampai ke tujuan. Ini salah satu upaya-upaya kreatif dari Polda yang ingin nanti memberikan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.

Dia mengimbau para pemudik yang melintas di wilayah Jawa Tengah untuk tetap berhati-hati di jalan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah selama perjalanan.

"Kalau capek, silakan keluar tol dulu untuk istirahat. Jangan dipaksakan, karena keluarga menunggu di rumah,” ujarnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved