Berita Semarang
Dinas Pariwisata Jateng Dukung Program “Mudik ke Jakarta”, Perkuat Sinergi Pariwisata
Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah mendukung program 'Mudik ke Jakarta' untuk memperkuar sinergi antardaerah.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah mendukung program 'Mudik ke Jakarta' sebagai upaya memperkuat sinergi pariwisata antara daerah dan ibu kota, sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata.
Baca juga: Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran, Gubernur Luthfi: Urai Macet Simpang Bawen
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, AR Hanung Triyono berharap program tersebut dapat mempererat hubungan antara Jawa Tengah dan Jakarta, khususnya dalam pengembangan sektor budaya dan pariwisata.
"Kami melihat ini sebagai peluang yang luar biasa dengan memanfaatkan kelengangan Jakarta saat Lebaran. Berdasarkan survei yang disampaikan tadi, ternyata banyak juga masyarakat yang memadati Jakarta berasal dari Jawa Tengah. Terima kasih sekali, artinya ada keterkaitan yang kuat antara Jawa Tengah dan Jakarta," ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Menurut Hanung, momentum Lebaran tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman, tetapi juga bisa menjadi kesempatan bagi keluarga untuk berwisata.
"Kami juga tadi menyampaikan bahwa mudik tidak hanya ke kampung halaman, tapi bisa juga mudik ke Jakarta. Prinsipnya, saat Jakarta mengalami kelengangan selama sekitar dua minggu masa Lebaran, masyarakat Jawa Tengah bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk berwisata bersama keluarga," jelasnya.
Ia menambahkan, setelah momen silaturahmi Lebaran biasanya masih terdapat waktu luang yang dapat dimanfaatkan untuk berlibur.
"Setelah kumpul-kumpul dengan keluarga dan saling bersalaman, biasanya ada jeda waktu. Nah, pada momen itu bisa dimanfaatkan untuk berwisata, misalnya ke Jakarta. Apalagi tadi sudah disampaikan ada berbagai promo, mulai dari diskon tiket pesawat, hotel, hingga paket wisata seperti city tour yang sudah disiapkan," katanya.
Hanung juga mengajak masyarakat Jawa Tengah memanfaatkan berbagai promo tersebut dan berkunjung ke Jakarta bersama keluarga.
"Saya juga mengajak teman-teman semua, kalau punya keluarga, ajaklah ke Jakarta, minimal berempat misalnya. Ini bagian dari promosi agar terjadi saling kunjung. Saat para pekerja atau perantau pulang ke daerah saat Lebaran, maka keluarga dari daerah bisa memanfaatkan suasana Jakarta yang lebih lengang untuk berwisata," ujarnya.
Ia menilai kondisi Jakarta yang lebih tenang saat Lebaran justru menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati berbagai destinasi wisata di ibu kota.
"Ketika hiruk-pikuk Jakarta berkurang, justru itu kesempatan yang bagus untuk berwisata. Ada wisata edukasi, wisata kota, pusat perbelanjaan, city tour, dan berbagai destinasi lain yang sudah disiapkan, termasuk dengan berbagai diskon," katanya.
Hanung berharap program ini dapat menciptakan efek timbal balik bagi sektor pariwisata antara Jakarta dan Jawa Tengah.
"Harapannya tentu ada multiplier effect. Masyarakat Jakarta yang memiliki keluarga di Jawa Tengah juga biasanya akan berkunjung ke daerah saat Lebaran. Jadi terjadi hubungan timbal balik yang saling mengisi antara Jakarta dan Jawa Tengah," tandasnya.
Program Mudik ke Jakarta sendiri merupakan inisiatif yang digagas Jakarta Experience Board bersama Astindo DKI Jakarta dengan menggandeng Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta serta berbagai pemangku kepentingan daerah.
Sebagai bagian dari strategi promosi, kegiatan Table Top Paket Wisata Mudik ke Jakarta digelar di Semarang, Jawa Tengah.
mudik ke jakarta
mudik
Jakarta
Jawa Tengah
Jakarta International Stadium
Semarang
Hanung Triyono
pariwisata
| Ramai Polemik Toko Kue Gambang: Tidak Ada Penjebolan Tembok dan Bukan Milik Anak Wali Kota Semarang |
|
|---|
| Kebijakan WFH ASN di Kota Semarang Picu Pro Kontra, WFH atau Libur Long Weekend? |
|
|---|
| BOP RT di Kota Semarang Masih Belum Cair, Dewan Soroti Ketidakjelasan Skema Reimburse |
|
|---|
| Kondisi Terkini Ketua HMI Unissula Semarang Setelah Dianiaya saat Kawal Kasus Pelecehan Seksual |
|
|---|
| Investasi Bodong Rp3,8 Triliun, Ratusan Anggota Koperasi BLN Tolak Penyitaan Aset di Mapolda Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260310_Markas-Persija-Jakarta-mudik-ke-jakarta_1.jpg)