Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Libatkan Dosen Komunikasi dan DKV, Imigrasi Jateng Perkuat Kompetensi Humas

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Humas

TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah libatkan pengajar dalam pembekalan humas di Humas Imigrasi di bawah Kanwil Ditjen Imigrasi Jateng, Selasa (10/3/2026) - Tribun Jateng/ F Ariel Setiaputra 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Humas Imigrasi di Era Digital di Novotel Semarang, Selasa (10/3/2026).


Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Olivia Lewi Pramesti dan dosen DKV Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Visi Indonesia, Dwisanto Sayogo didapuk sebagai pembicara.


Kegiatan ini diikuti perwakilan humas dari unit pelaksana teknis (UPT) imigrasi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.


Workshop tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan komunikasi publik serta penyebaran informasi pelayanan keimigrasian di era digital.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, mengatakan peran humas dalam instansi pemerintah sangat penting, terutama untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas terkait layanan publik.


Menurutnya, fungsi kehumasan sebenarnya telah menjadi bagian penting dalam setiap organisasi sejak lama.

Baca juga: Rp 147,9 Miliar Dibagikan PT Djarum Kudus untuk THR Karyawan

Namun di era digital, peran tersebut semakin strategis karena publik menuntut informasi yang cepat dan transparan.


“Humas itu dari dulu sebenarnya sudah ada dan harus dilakukan oleh semua lembaga.

Namun di imigrasi kami mencoba melangkah lebih dulu agar semua hal yang berkaitan dengan keimigrasian bisa diketahui publik,” ujarnya.


Ia menambahkan, keterbukaan informasi juga menjadi cara bagi instansi untuk menyampaikan berbagai capaian dan program yang telah dilakukan kepada masyarakat.


Dengan penyampaian informasi yang jelas, masyarakat tidak perlu lagi mencari informasi dari sumber yang tidak pasti.

Selain itu, keterbukaan informasi juga diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara instansi imigrasi dengan media maupun masyarakat.


“Seluruh informasi yang berkaitan dengan pelayanan publik wajib diketahui masyarakat.

Itu sudah menjadi komitmen kami di imigrasi, khususnya di kantor wilayah,” jelasnya.


Dalam workshop tersebut, peserta juga didorong untuk memahami praktik kehumasan pemerintah yang dapat dipadukan dengan pendekatan komunikasi publik secara umum.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved