Ramadan 2026
BPJS Kesehatan Buka Posko 24 Jam di Rest Area Tol Ungaran: Bisa Cek Gula Darah hingga Relaksasi
Pemudik yang melintas di Rest Area Tol Ungaran kini bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemudik yang melintas di Rest Area Tol Ungaran kini bisa memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan.
Melalui posko mudik yang disediakan, pemudik dapat melakukan cek kesehatan meliputi tensi darah, kadar oksigen, kolesterol, gula darah hingga asam urat tanpa dipungut biaya.
Baca juga: Warnai Momentum Idul Fitri, PLN Siagakan 50 Posko Mudik dan SPKLU Lounge di Jateng DIY
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari mengatakan, BPJS Kesehatan membuka layanan Posko Mudik di delapan titik strategis untuk memastikan para pemudik tetap mendapatkan layanan kesehatan selama perjalanan.
Posko tersebut disiapkan di titik-titik yang menjadi simpul perjalanan mudik masyarakat.
"Kita buka di delapan titik yang menjadi simpul cukup tinggi dalam perjalanan mudik masyarakat Indonesia," tutur Vetty, saat membuka Posko Mudik BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran KM 429 A, Jumat (13/3/2026).
Selain di Rest Area Tol Ungaran, tujuh titik lainnya berada di Merak Banten, Pulo Gebang Jakarta Timur, Cipularang Purwakarta, Majalengka, Sragen, Sidoarjo, serta Makassar.
Posko ini diharapkan menjadi tempat singgah bagi pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan atau sekadar beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Di posko mudik BPJS Kesehatan, pemudik dapat memperoleh berbagai layanan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan dasar, hingga tindakan medis sederhana.
Selain itu, tersedia juga fasilitas relaksasi, makanan minuman, dan hiburan bagi pemudik yang singgah.
"Jika ditemukan indikasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, tentu bisa dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap," kata Vetty.
Menurutnya, kehadiran posko mudik ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan untuk memastikan peserta JKN tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan kapan pun dan di mana pun mereka berada, termasuk saat sedang melakukan perjalanan mudik.
"Kami di BPJS Kesehatan selalu berupaya memberikan layanan kesehatan kapan pun dan di mana pun, bahkan ketika peserta tidak berada di domisilinya tetapi membutuhkan layanan kesehatan," jelasnya.
Dia menjelaskan, selama masa mudik, peserta JKN tetap bisa mengakses Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meskipun tidak berada di wilayah tempat mereka terdaftar. Peserta diperbolehkan mendapatkan layanan di FKTP maksimal tiga kali selama periode mudik.
Jika dalam pemeriksaan ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut atau terjadi kegawatdaruratan, peserta juga bisa langsung mendapatkan layanan di rumah sakit terdekat.
"Kalau ada kondisi gawat darurat, masyarakat bisa langsung ke rumah sakit di mana pun mereka berada. Itu kebijakan kami. Semua tetap mendapatkan layanan kesehatan walaupun secara kartu tidak berada di domisilinya," jelasnya.
Baca juga: Sidak di Pati dan Rembang, Anggota DPR Dorong Pendirian Posko Mudik Terpadu
| Bukan dari Arab, Inilah Sejarah Unik Halalbihalal dari Tradisi Nusantara hingga Tren Potluck |
|
|---|
| Pesta Kembang Api dan Mobil Hias Meriahkan Malam Takbiran di Kauman Semarang |
|
|---|
| Atraksi Sembur Api Jadi Magnet Kemeriahan Malam Takbiran di Kebumen |
|
|---|
| Menelusuri Jejak Sejarah dan Filosofi di Balik Tradisi Malam Takbiran |
|
|---|
| Cadangan BBM Nasional Hanya 20 Hari, Sripeni Yakin Cukup untuk Antar Warga Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260313_posko-mudik-BPJS-Kesehatan-Rest-Area-Tol-Ungaran_1.jpg)