Berita Kebakaran
Gudang Elpiji di Temanggung Terbakar Dini Hari, 3 Pekerja Alami Luka Bakar
Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah gudang penyimpanan gas elpiji di Jalan Temanggung–Bulu, Desa Danupayan,
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Kebakaran gudang penyimpanan elpiji di Temanggung menyebabkan tiga pekerja mengalami luka bakar.
- Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang memicu kebakaran besar di lokasi.
- Polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya penyalahgunaan atau pengoplosan elpiji bersubsidi.
TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah gudang penyimpanan gas elpiji di Jalan Temanggung–Bulu, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Insiden tersebut menyebabkan tiga pekerja mengalami luka bakar dan harus mendapatkan penanganan medis.
Petugas dari Pemadam Kebakaran Temanggung menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.25 WIB dan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran Damkar Temanggung, Edi Irwanto, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena gudang tersebut menyimpan banyak tabung gas.
Menurutnya, operasi pemadaman baru dinyatakan selesai sekitar pukul 06.15 WIB.
Baca juga: Kyai Gadungan Ngaku Murid Gus Dur Tipu Warga Banyumas, Perhiasan Dibawa Kabur
“Sumber api dari (tabung) gas,” kata Edi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.
Tiga Pekerja Terluka
Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja yang berada di dalam gudang dilaporkan mengalami luka bakar.
Selain itu, seorang anggota pemadam kebakaran juga mengalami luka ringan setelah terkena serpihan kaca saat proses penanganan di lokasi.
“Ad a dua bangunan terdampak kebakaran, mushala pabrik Djarum dan bengkel,” ujarnya.
Gudang tersebut diketahui menyimpan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram, sehingga api dengan cepat membesar saat kebakaran terjadi.
Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Elpiji Subsidi
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Temanggung, Zamrul Aini, mengungkapkan adanya indikasi penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Ada indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Sedang kami dalami mekanismenya karena di tempat kejadian perkara kami temukan tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg,” kata Zamril dalam keterangannya.
Polisi saat ini masih mendalami kemungkinan adanya pelanggaran hukum, termasuk dugaan praktik pengoplosan elpiji bersubsidi di gudang tersebut.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Rumah Lansia di Desa Pojokwatu Sambong Blora Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
|
|---|
| Kebakaran di Pabrik Apac Inti Bawen Semarang, Tujuh Unit Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| Kebakaran Melanda Rumah Pengering Kayu di Sekuro Jepara, Kerugian Rp 100 Juta |
|
|---|
| Terungkap Penyebab Kebakaran di Metro Sports Center Semarang Diduga Berasal Dari Videotron |
|
|---|
| Kebakaran di Sapuran Wonosobo Hanguskan 2 Rumah, Saksi Lihat Api Sudah Membesar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260314_kebakaran.jpg)