Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Ojol dan Pedagang Kaki Lima Asal Jateng Bisa Berhemat Ikut Program Balik Rantau Gratis

Ribuan perantau asal Jawa Tengah (Jateng) mengikuti program Balik Rantau Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
IST
LEPAS PEMUDIK - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melepas para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dalam program Balik Rantau Gratis di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (28/3/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ribuan perantau asal Jawa Tengah (Jateng) mengikuti program Balik Rantau Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng .

Ribuan warga tersebut berangkat kembali ke tanah rantau di Jakarta menggunakan 84 armada bus kapasitas penumpang 4.181 orang dan empat gerbong kereta api yang mengangkut 320 penumpang.

Titik pelepasan para perantau ini dilakukan di tiga lokasi meliputi Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang Semarang dan Terminal Bulupitu Banyumas, Sabtu (28/3/2026).

Untuk pelepasan perantau di Boyolali dilepas secara langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Sementara di Terminal Mangkang oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno.

Peserta Balik Rantau Gratis, Sunaryo (49) mengaku, senang bisa kembali ke tanah rantau lewat program gratis ini.

Ia yang merupakan pedagang kaki lima di daerah Pondok Gede, Jakarta itu bisa menghemat uang Rp650 ribu.

"Lumayan bisa hemat," ujar pria asal Sragen itu saat ikut program Balik rantau Gratis yang berangkat dari Boyolali.

Peserta Balik Rantau Gratis, Lebaran Febri Arino (37) menjelaskan, melalui program ini bisa hemat sebesar Rp3 juta. 

Pria asal Tawamangu itu mengungkap,  berangkat ke Jakarta bersama tiga orang anggota keluarganya.

Baca juga: Pemuda Asal Bandungan Meninggal Tenggelam Saat Berlibur di Rawa Pening

"Ya tiketnya saja bisa sampai Rp500 ribu per orang, belum kebutuhan di jalan lainnya, jadi kira-kira bisa hemat Rp3 juta," ucap pekerja ojek online di Jakarta itu.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, program balik rantau gratis merupakan lanjutan dari program mudik gratis. Program ini menyasar para warga Jateng yang bekerja di JAkarta dan sekitarnya.

Syarat utama penerima program ini merupakan warga pekerja informal seperti ojol, pedagang asongan, buruh proyek dan lainnya.

"Ya bantuan dari kami ini kecil, tapi setidaknya bisa bermanfaat bagi warga Jateng yang jadi perantau," terangnya selepas para pemudik secara simbolis di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (28/3/2026).

Kepada para pemudik, Luthfi berpesan agar tetap bekerja keras di tanah perantauan.

"Ya warga Jateng itu memiliki karakter pekerja keras, sopan dan toleran," paparnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno mengatakan, program mudik dan balik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jateng merupakan kepedulian bagi warga Jateng di tanah rantau.

"Selain bisa berhemat, perantau bisa bertemu dengan keluarganya di kampung halaman yang akhirnya lebih membuat mereka semangat bekerja di tanah rantau," tuturnya. (Iwn) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved