Breaking News
Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

"Ora Usah Kakean Keluyuran" Jurus Hemat Dinas ESDM Jateng Hadapi Isu Energi Lewat Rapat Online

Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah melakukan efisiensi energi dengan mengurangi perjalanan dinas dan penggunanan kendaraan listrik.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/M Iqbal Shukri
EMBUNG NGLAWIYAN - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi usai meresmikan embung Nglawiyan, Blora, Senin (2/3/2026.(Iqbal/Tribunjateng) 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah melakukan efisiensi energi dengan mengurangi perjalanan dinas dan penggunanan kendaraan listrik.

Penghematan tersebut dilakukan atas anjuran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merespon dampak konflik di Timur Tengah.

Baca juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tak Mentolerir Kepala Daerah Terjerat Kasus Korupsi

"Kami melakukan efisiensi, enggak ada yang boros-boros. Nek kerja yo wis ora usah kakean keluyuran [kerja tidak perlu banyak bepergian], dinas luar dikurangi jadi Zoom Meeting," ungkap Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah,  Agus Sugiharto, Selasa (31/3/2026). 

Agus mengakui, ada beberapa aktivitas rapat melibatkan perwakilan dinas ESDM di Kabupaten kota se-Jawa Tengah sebelumnya dilaksanakan secara langsung.

Namun, agenda itu kini ditiadakan diganti dengan rapat online.

"Yang penting substansi dibahas lewat Zoom tidak harus mengumpulkan teman-teman dari cabang dinas apalagi jauh-jauh ya dari Purwokerto, Blora,Solo,Wonogiri dan daerah lainnya," tuturnya.

Selain rapat online, Agus juga meminta para pegawainya menggunakan kendaraan listrik.

Ia mengklaim, dinas ESDM merupakan dinas paling banyak menggunakan kendaraan listrik di jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Saya sendiri pakai mobil listrik, belum mobil pegawai lainnya, kalau motor listrik ada 12 unit. Jadi kami tak perlu isi BBM," terangnya.

Ia sendiri keberatan jika para ASN harus bersepeda berangkat kerja ke kantor.

Sebab, rumahnya berada di Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang sementara kantor ESDM berada di  Jalan Madukoro, Semarang Barat.

"Naik sepeda bisa untuk ASN yang rumahnya dekat, kalau jauh seperti saya bisa mangkat gempor muleh ee berangkang [berangkat capai pulang bisa merangkak karena  kelelahan]," ungkapnya.

Baca juga: Tinjau Tanggul Jebol di Pekalongan, Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Tanggul dan Sungai Bremi

Meski demikian, Agus tidak menerapkan Work From Anywhere bagi para pegawainya.

Alasannya, ESDM merupakan lembaga pelayanan yang banyak melakukan layanan konsultasi. 

"Kami tetap ngantor," paparnya.  (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved