Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebumen

Progres Pembuatan Akses Darurat Jelang Penutupan Jembatan Karanganyar Kebumen, Terus Dikebut

Akses darurat bagi pengguna jalan dikebut sebelum dilakukan penutupan Jembatan Karanganyar selama proses rehabilitasi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Istimewa
PENGERJAAN - Pekerja tengah mengerjakan pembangunan jembatan darurat sebelum dilakukannya rehabilitasi Jembatan Karanganyar Kabupaten Kebumen pada Senin (6/4/2026) 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Akses darurat bagi pengguna jalan dikebut sebelum dilakukan penutupan Jembatan Karanganyar selama proses rehabilitasi.

Akses tersebut merupakan penghubung dari Kecamatan Kebumen ke Kecamatan Gombong. Selain itu juga merupakan akses penghubung dengan kabupaten tetangga Banyumas.

Dengan adanya rehabilitasi jembatan, arus lalu lintas akan ditutup total sehingga kendaraan dialihkan ke jalur alternatif.

Kendaraan besar baik itu truk muatan bus dari arah Kebumen menuju Gombong dialihkan melewati Guyangan-Petahanan-Puring/Buayan-Sangkal Putung Gombong. Begitu juga kendaraan dari arah sebaliknya.

Baca juga: "Kalau Ada Apa-apa Langsung Hubungi" Dinsos Kudus Dampingi Siswa yang Surati Prabowo Soal MBG

Baca juga: Persijap Jepara Vs Persik Kediri, Misi Laskar Kalinyamat Menjauh Dari Jurang Degradasi

Pelaksana proyek, Ari Siswanto menyampaikan, anggaran untuk rehabilitasi jembatan ini senilai Rp 1,25 miliar. Sesuai rencana, terangnya, pengerjaan jembatan akan dilakukan mulai Jumat (10/4/2026).

Pemda sebelumnya telah bersurat supaya dibuatkan jembatan darurat untuk memfasilitasi kendaraan lokal.

"Kita ini lagi pembuatan jembatan darurat di mana jembatan darurat nanti khusus untuk sepeda motor, kendaraan roda empat non muatan," katanya kepada tribunjateng.com, Senin (6/4/2026).

Selain itu, lanjutnya, angkutan tanggung juga dapat melintasi jembatan darurat. Operasional jembatan darurat tersebut nantinya menggunakan sistem buka tutup.

Pihaknya mentargetkan pengerjaan jembatan darurat lebih cepat sehingga ketika jembatan utama ditutup total akses jembatan darurat bisa digunakan masyarakat.

"Pelaksanaan rehabilitasi selama 1 bulan. Rehabilitasi Jembatan Karanganyar meliputi pergantian lantai jembatan saja dikarenakan beberapa tahun ini sering rusak dan berlubang," terangnya.

Dia menambahkan, jembatan darurat ini memiliki panjang 40 meter dan lebar 3 meter. Pihaknya berharap dengan adanya jembatan ini dapat memfasilitasi masyarakat selama dilakukan rehabilitasi jembatan utama.

Sopir angkutan, Daroji telah menjadi sopir selama dua bulan dengan trayek Kebumen-Gombong.

"Kalau ada jembatan darurat bisa dilewati ya oke oke saja. Tapi kalau tidak bisa dilewati ya susahlah, muternya jauh banget," tuturnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved