Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Dishub: Warga Naik Trans Jateng Bisa Hemat BBM Setahun Rp50 Miliar

Pemprov Jateng terus berupaya mendorong penggunaan angkutan umum untuk penghematan BBM serta mengurangi kemacetan. 

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
HEMAT BBM - Ilustrasi bus Trans Jateng yang beroperasi di Purwokerto. Dishub Jateng mengklaim, semakin banyaknya warga menggunakan transportasi umum, bisa menghemat konsumsi BBM sebanyak Rp50 miliar per tahun. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi masih mengkaji gerakan hemat energi BBM. Salah satunya dengan mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, maupun bersepeda.

Dari data yang disebut Dishub Jateng, penggunaan angkutan umum terbukti bisa menghemat BBM serta mengurangi angka kemacetan.

Salah satunya ketika warga memilih menggunakan Trans Jateng sebagai moda transportasi harian mereka dalam beraktivitas.

Hal itulah yang kemudian Pemprov Jateng berupaya mendorong penggunaan angkutan umum untuk penghematan BBM serta mengurangi kemacetan. 

Baca juga: Awas Fenomena Godzilla El Nino di Jateng, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Jurus Ini

Pemuda Sopir SPPG Tanam Ganja di Rumah Laweyan Solo, Polisi: Beli Online

Dishub menyebut, masyarakat mulai memilih Trans Jateng sebagai transportasi dan mengklaim penghematan BBM bisa mencapai Rp50 miliar dalam setahun. 

"Kami mendukung penggunaan angkutan umum ini sebagai bentuk kampanye kepada masyarakat. Tujuannya untuk penghematan BBM serta mengurangi kemacetan," ujar Sekretaris Dishub Jateng, Dahyan Iswahyudi seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (7/4/2026).

Dia menyebut, hasil survei rutin Dishub Jateng mencatat tren pergeseran pengguna kendaraan pribadi ke layanan Trans Jateng kini hampir menyentuh angka 60 persen.

Adanya peralihan ke transportasi massal cukup berdampak signifikan bagi penghematan BBM untuk kendaraan pribadi.

"Masyarakat mulai memilih Trans Jateng dari sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi. Hasil hitungan kami, penghematan BBM dalam setahun bisa mencapai Rp50 miliar," lanjutnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan Trans Jateng dalam jangka panjang telah disiapkan untuk menjadi pilihan utama bagi seluruh kalangan masyarakat dengan tarif yang sangat terjangkau.

"Kami sudah siapkan sejak lama sebagai wujud kampanye agar masyarakat lebih sering menggunakan angkutan umum."

"Jadi kebijakan ini tidak muncul secara tiba-tiba,” ucapnya.

Gerakan Hemat BBM

Baca juga: Sarif Abdillah: Kesehatan Fondasi SDM, Jateng Harus Perkuat Promosi dan Pencegahan Penyakit

Viral Kecelakaan Tabrak Lari di Jepara, WNA Asal China Dikejar dan Diamuk Warga

Kepala Dinas ESDM Jateng, Agus Sugiharto mengatakan, Gubernur Ahmad Luthfi masih mengkaji gerakan hemat energi BBM. 

“Misalnya jika jaraknya dekat bisa berjalan kaki atau bersepeda. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan dalam satu rumah untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Agus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved