Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap di Kebumen

Dua warga Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah

Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Humas Polres Kebumen
MENGECEK: Anggota Polsek Karanggayam Kabupaten Kebumen mengecek lokasi pekerja tersengat listrik saat memperbaiki atap rumah pada Kamis (9/4/2026).   

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Dua warga Desa Giritirto Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah pada Kamis (9/4/2026).

Dua korban tersebut masing-masing diketahui bernama Sarno (33) dan Widi Saputra (29), keduanya warga Dukuh Tedunan Desa Giritirto.

Kejadian itu bermula saat keduanya tengah memperbaiki rumah milik Jarwito warga Dukuh Plipitan RT 2 RW 4 Desa Giritirto pada pukul 11.00.

Baca juga: Polisi Tak Bisa Tahan Geram saat Cerita Kasus Ini, Ayah Perkosa Anak di Depan Adiknya Sejak 2018

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan, semula kedua korban bersama warga lainnya tengah memasang genteng di atap rumah.

Di tengah proses tersebut, Widi diduga tidak menyadari keberadaan kabel listrik di atasnya.

Saat berdiri, bagian kepala Widi menyentuh kabel tersebut dan langsung tersengat aliran listrik.

"Korban pertama tersengat dan terjatuh. Korban kedua yang berada sangat dekat turut tersengat karena bersentuhan," katanya Jumat (10/4/2026).

Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke Puskesmas Karangsambung.

Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan medis, terangnya, Sarno dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.20.

Sementara korban lainnya, Widi yang mengalami luka bakar berat dirujuk ke RSUD Kebumen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Sarno mengalami luka bakar di bagian lengan kiri belakang serta kondisi mata yang telah mengalami midriasis.

Sedangkan Widi Saputra mengalami luka bakar akibat sengatan listrik hingga sekitar 90 persen pada bagian dada, perut, dan area tubuh lainnya.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan kasus tersebut saat ini tengah ditangani kepolisian.

Pihaknya juga membantu proses evakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Selain itu, jenazah korban meninggal telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dan tidak bersedia dilakukan autopsi," terangnya.

Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar instalasi listrik, terutama pada pekerjaan yang berisiko seperti perbaikan atap rumah. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved