Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Benteng Jembatan Rel Ganda Prupuk–Linggapura Tergerus Air, Tim Ahli KAI Pasang Barikade Baja

Hujan dengan intensitas tinggi tidak hanya mengguyur wilayah Purwokerto, tetapi juga mengancam kekuatan struktur Jembatan Rel Ganda BH No. 1109.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok KAI Daops 5 Purwokerto
PERBAIKAN - KAI Daops 5 Purwokerto saat melakukan perbaikan jalur kereta yang rusak pada Jumat 10 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PT KAI Daop 5 Purwokerto menutup sementara jalur hulu antara Prupuk–Linggapura akibat kerusakan pilar dan talud jembatan yang tergerus debit air sungai yang tinggi.
  • Sebagai langkah penanganan, petugas menyiagakan Semboyan 3 di lokasi dan mulai memasang steel sheet pile sebagai proteksi struktur jembatan saat air sedang surut.
  • Meskipun perjalanan kereta api terpaksa dilakukan secara bergantian di jalur hilir, KAI menegaskan prioritas utama saat ini adalah keamanan operasional.

 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Hujan dengan intensitas tinggi tidak hanya mengguyur wilayah Purwokerto, tetapi juga mengancam kekuatan struktur Jembatan Rel Ganda BH No. 1109.

Debit air sungai yang meluap secara ekstrem telah merusak area pilar dan talut jembatan, memaksa PT KAI Daop 5 Purwokerto untuk menyalakan "alarm bahaya" melalui Semboyan 3.

Di tengah ancaman arus deras, para petugas kini berjibaku melakukan proteksi darurat demi memastikan setiap roda kereta yang melintas tetap berada dalam koridor keselamatan tertinggi.

Baca juga: Purwokerto Jadi Magnet, Arus Penumpang Kereta Melonjak di Awal Tahun 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memberlakukan penghentian operasional pada salah satu jalur, yakni jalur hulu, di Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109 antara Prupuk–Linggapura pada Jumat (10/4/2026).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengamanan menyusul adanya kerusakan pada struktur hidraulika jembatan, meliputi area drempel, pilar, dan talut.

KERUSAKAN JEMBATAN - Potret jembatan KA lintas Prupuk- Linggapura yang mengalami penyesuaian pada Jumat (10/4/2026). PT KAI Daop V Purwokerto menghentikan sementara operasional salah satu jalur di Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No 1109 karena ada potensi bahaya di bagian struktur jembatan.
KERUSAKAN JEMBATAN - Potret jembatan KA lintas Prupuk- Linggapura yang mengalami penyesuaian pada Jumat (10/4/2026). PT KAI Daop V Purwokerto menghentikan sementara operasional salah satu jalur di Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No 1109 karena ada potensi bahaya di bagian struktur jembatan. (Istimewa/PT KAI DAOP V PURWOKERTO)

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa kerusakan tersebut dipicu oleh tingginya debit air sungai, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, jalur hilir masih dapat dilintasi kereta api tanpa pembatasan kecepatan. Sehingga saat ini perjalanan kereta api melintasi bergantian di jalur hilir.

Pihaknya menambahkan, sudah menerapkan semboyan 3, guna memberi tahu bahwa jalur di depan tidak aman atau terdapat potensi bahaya, sehingga kereta api wajib berhenti sebelum melintasi lokasi.

Perjalanan hanya dapat dilanjutkan setelah dipastikan aman dengan kewaspadaan tinggi sesuai arahan petugas.

Sebagai upaya penanganan, KAI Daop 5 Purwokerto saat ini tengah melaksanakan pekerjaan proteksi menggunakan steel sheet pile.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi di lapangan, khususnya saat debit air surut.

KAI Daop 5 Purwokerto terus melakukan pemantauan intensif serta menyiagakan petugas di lokasi guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Upaya perbaikan diharapkan dapat segera diselesaikan agar operasional kereta api kembali normal.

Baca juga: Jalur KA Selatan Bumiayu Kembali Dibuka, Perjalanan Kereta Berangsur Normal Usai Bangunkarta Anjlok

As’ad menegaskan, pemberlakuan Semboyan 3 bersifat sementara dan akan dicabut setelah kondisi dinyatakan aman, termasuk setelah cuaca membaik dan debit air kembali normal.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, termasuk potensi keterlambatan perjalanan. Namun demikian, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” pungkasya. (Pet).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved