Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Bapak dan Anak Kepergok Curi Motor di Bergas Semarang, Ngakunya COD

Warga Demak ditangkap jajaran Polsek Bergas setelah kedapatan mencuri sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Jumat (10/4/2026).

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Tribun Jateng/ Daniel Ari Purnomo
PENCURIAN MOTOR - Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor. Bapak dan anak ditangkap warga di Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang karena kepergok mencuri motor. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Aksi pencurian motor di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang digagalkan warga.

Warga yang menjadi saksi dalam pencurian tersebut sempat curiga dengan gerak-gerik satu dari dua pelaku di sekitar pos ronda.

Saksi lantas berteriak, sehingga mengundang kehadiran warga lain dan membuat pencuri tak bisa berkutik.

Bahkan satu dari dua pencuri yang masih berstatus pelajar mengaku diajak ayah untuk melakukan COD motor, bukan mencuri.

Terkait hal itu, pihak kepolisian masih mendalaminya.

Baca juga: Wonderful Sunset Run Tawarkan Ajang Lari Sore di Pesisir POJ City Semarang

Dishub: Kecelakaan Silayur Terjadi di Luar Jam Penjagaan

Seorang pria berinisial ZA (42) warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak ditangkap jajaran Polsek Bergas setelah kedapatan mencuri sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Jumat (10/4/2026).

Ironisnya, dalam melancarkan aksi kriminal tersebut, pelaku mengajak anaknya, RS (17), yang masih berstatus pelajar.

Kapolsek Bergas, AKP Harjono mengungkapkan bahwa pencurian tersebut terjadi di area pos ronda RT 01 RW 02 Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, sekira pukul 02.10.

Pelaku mengincar motor Honda Revo milik warga setempat yang diparkir di pos ronda karena keterbatasan lahan parkir di rumah korban.

“Pengungkapan kasus ini berawal saat seorang warga mendengar suara motor berhenti tidak jauh dari rumahnya."

"Dia kemudian mengintip melalui jendela dan melihat dua laki-laki mencurigakan,” ujar AKP Harjono seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Modus yang digunakan pelaku tergolong nekat.

Saat salah satu pelaku kepergok mendorong motor curian dan diteriaki warga, pelaku lainnya sempat mencoba bersiasat dengan berdalih bahwa mereka sedang melakukan transaksi cash on delivery (COD) pembelian motor.

Namun warga tidak langsung percaya begitu saja.

Keduanya diamankan ke rumah kepala dusun sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolsek Bergas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menyita barang bukti berupa satu Honda Beat yang digunakan sebagai sarana beraksi, obeng kecil untuk membobol kunci, serta dokumen kendaraan.

“Saksi berteriak maling hingga pelaku berhasil ditangkap warga."

"Sementara itu, pelaku lainnya mengatakan kepada warga bahwa motor tersebut merupakan transaksi COD,” paparnya.

Baca juga: Trail Run di Pesisir Kota Semarang, Wonderful Sunset Run 2026 Diapresiasi Wali Kota Agustin

Plt Bupati Pekalongan Soroti Degradasi Akhlak Pelajar, Tekankan Peran Sesepuh Pendidikan

Ngaku Diajak Ayah COD Motor

Berdasarkan hasil interogasi awal, RS mengaku tidak mengetahui bahwa ayahnya berniat mencuri motor. 

Sang ayah berdalih mengajaknya untuk membeli motor melalui sistem COD dan memerintahkannya menunggu di jarak sekira 50 meter dari lokasi kejadian.

Polisi saat ini masih mendalam keterangan tersebut untuk memastikan sejauhmana keterlibatan sang anak dalam aksi lintas kabupaten ini.

AKP Harjono juga memberikan apresiasi kepada warga Dusun Sapen yang sigap menjaga keamanan lingkungan sehingga tindak kriminalitas ini berhasil digagalkan.

“Anak pelaku mengaku diajak bapaknya untuk COD membeli motor. Namun keterangan lain masih didalami."

"Warga harus tetap waspada dan memarkir kendaraan di lokasi yang aman, termasuk memberi kunci tambahan jika diperlukan,” pungkas AKP Harjono. (*)

Sumber Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved