Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Bapak dan Anak Kepergok Curi Motor di Bergas Semarang, Ngakunya COD

Warga Demak ditangkap jajaran Polsek Bergas setelah kedapatan mencuri sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Jumat (10/4/2026).

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Tribun Jateng/ Daniel Ari Purnomo
PENCURIAN MOTOR - Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor. Bapak dan anak ditangkap warga di Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang karena kepergok mencuri motor. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Aksi pencurian motor di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang digagalkan warga.

Warga yang menjadi saksi dalam pencurian tersebut sempat curiga dengan gerak-gerik satu dari dua pelaku di sekitar pos ronda.

Saksi lantas berteriak, sehingga mengundang kehadiran warga lain dan membuat pencuri tak bisa berkutik.

Bahkan satu dari dua pencuri yang masih berstatus pelajar mengaku diajak ayah untuk melakukan COD motor, bukan mencuri.

Terkait hal itu, pihak kepolisian masih mendalaminya.

Baca juga: Wonderful Sunset Run Tawarkan Ajang Lari Sore di Pesisir POJ City Semarang

Dishub: Kecelakaan Silayur Terjadi di Luar Jam Penjagaan

Seorang pria berinisial ZA (42) warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak ditangkap jajaran Polsek Bergas setelah kedapatan mencuri sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Jumat (10/4/2026).

Ironisnya, dalam melancarkan aksi kriminal tersebut, pelaku mengajak anaknya, RS (17), yang masih berstatus pelajar.

Kapolsek Bergas, AKP Harjono mengungkapkan bahwa pencurian tersebut terjadi di area pos ronda RT 01 RW 02 Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, sekira pukul 02.10.

Pelaku mengincar motor Honda Revo milik warga setempat yang diparkir di pos ronda karena keterbatasan lahan parkir di rumah korban.

“Pengungkapan kasus ini berawal saat seorang warga mendengar suara motor berhenti tidak jauh dari rumahnya."

"Dia kemudian mengintip melalui jendela dan melihat dua laki-laki mencurigakan,” ujar AKP Harjono seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (12/4/2026).

Modus yang digunakan pelaku tergolong nekat.

Saat salah satu pelaku kepergok mendorong motor curian dan diteriaki warga, pelaku lainnya sempat mencoba bersiasat dengan berdalih bahwa mereka sedang melakukan transaksi cash on delivery (COD) pembelian motor.

Namun warga tidak langsung percaya begitu saja.

Keduanya diamankan ke rumah kepala dusun sebelum akhirnya diserahkan ke Mapolsek Bergas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved