Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sukoharjo

Ambil Langkah Darurat, Pemerintah Alihkan 5.000 Paket MBG Untuk Korban Banjir di Sukoharjo

Sekitar 5.000 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya masuk ke sekolah dialihkan untuk korban banjir di Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG
BANJIR: Selasa (14/6/2026) malam, hujan deras  mengguyur wilayah Solo Raya dan sekitarnya. Hujan deras membuat sejumlah wilayah di Solo dan Sukoharjo tergenang banjir. (TRIBUN JATENG/ISTIMEWA) 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 5.000 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan untuk mencukupi kebutuhan pangan warga terdampak banjir di Kecamatan Grogol, Sukoharjo
  • Langkah ini diambil pemerintah setempat karena sejumlah sekolah diliburkan akibat luapan anak Sungai Bengawan Solo yang merendam permukiman. 
  • Selain memastikan distribusi makanan, otoritas terkait kini fokus memantau elevasi air sembari membantu warga melakukan pembersihan rumah.

 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Alih-alih tersaji di meja sekolah, sekitar 5.000 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) justru mendarat di tangan warga yang sedang berjuang melawan genangan air di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (15/4/2026).

Keputusan taktis ini diambil Pemerintah Kecamatan Grogol sebagai langkah darurat untuk menjamin asupan nutrisi para pengungsi dan warga terdampak luapan anak Sungai Bengawan Solo.

Hal itu menyusul kebijakan meliburkan sekolah-sekolah yang terendam banjir sejak dini hari.

Baca juga: 31 Siswa dan 3 Guru di Klaten Diduga Keracunan MBG, Sebut Ayamnya Bau dan Jamur Mentah

Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya, mengatakan ada sekitar 5.000 paket MBG yang dialihkan korban banjir Kecamatan Grogol.

Menurut dia, sejumlah wilayah Kecamatan Grogol masih tergenang air akibat banjir luapan anak Sungai Bengawan Solo. 

"Tadi kita dropping sementara kalau sarapan. Kita pakai strategi pengalihan MBG. Kurang lebih kekuatan tadi hampir 5.000-an," kata Herdis saat dikonfirmasi melalui telepon pada Rabu (15/4/2026).

Sekolah Libur 

MBG untuk korban banjir Grogol ada yang masih dalam bentuk ompreng dan ada yang sudah dibungkus.

Herdis mengatakan, MBG tersebut dialihkan untuk kebutuhan korban banjir karena kebetulan beberapa sekolah di Grogol diliburkan.

"Karena kebetulan sekolahnya juga libur. Jadi misal SMP, SMP 2 Grogol yang di Sanggrahan ya. Terus SD, SD juga yang terdampak langsung memang dari dini hari sudah di imbau dari dinas untuk diliburkan. Karena cukup berisiko," imbuh dia.

Adapun wilayah utara dan barat yang terdampak banjir antara lain Manang, Banaran, Sanggrahan, Kwarasan, Gedangan, Langanharjo dan Cemani.

"Ini yang dekat dengan Kali Jenes," tambahnya.

Baca juga: Jateng Jadi Pilot Project, Kemenko Pangan Siapkan Menu Ikan 2 Kali Seminggu untuk Program MBG

Sebagian warga yang terdampak ada yang masih bertahan di tempat pengungsian sementara. 

Sebagian di antaranya sudah kembali ke rumah untuk bersih-bersih. 

"Kita berharap Bengawan segera turun elevasinya. Sehingga air ini bisa masuk karena ini kan meluap itu menggenangi adalah anak Sungai Bengawan Solo," tambah dia. (*)

 

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved