Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ungaran

Jalan Alternatif Semarang-Boyolali Putus Akibat Longsor, Warga Harus Memutar 1,5 Kilometer

Jalan di Dusun Kirang, Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang terputus akibat longsor.

TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
LONGSOR - Kondisi longsor di Jalan di Dusun Kirang, Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Kamis (16/4/2026).  

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Jalan di Dusun Kirang, Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang terputus akibat longsor.

Jalur ini menjadi jalan alternatif antara Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Boyolali.

Warga Dusun Kirang, Rusmidi mengatakan, longsor terjadi pada Rabu (15/4/2026) setelah hujan lebat pada Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Cegah Longsor Meluas, Karung Pasir Mulai Dipasang di Titik Rawan Desa Krakal Kebumen

Namun, tanda-tanda longsor sudah terlihat hari sebelumnya dengan adanya retak-retak di sekitar jalan. 

Sejak kemarin, jalan pun audah ditutup

"Mulai pukul 06.00 WIB kemarin sudah ditutup dan tidak boleh ada kendaraan yang lewat karena memang sudah berbahaya," kata Rusmidi, Kamis (16/4/2026). 

Menurutnya, longsor kali ini terjadi kali kedua di lokasi yang sama.

Meski sudah ada perbaikan dan dipasang bronjong, longsor tetap terjadi karena tanah yang labil serta ada luapan air dari saluran irigasi dari persawahan.

"Longsor kali ini terhitung besar, ketinggian 50 meter dengan panjang sekira 15 meter," ungkap Rusmidi.

Akibat kejadian tersebut, akses warga pun terputus.

Padahal, jalan tersebut menjadi jalur bagi warga setempat yang akan menuju ke Boyolali atau sebaliknya.

Selain itu, aktivitas warga menjadi terganggu, terutama anak sekolah dan pekerja yang setiap hari melalui jalan tersebut.

Kini, warga harus memutar sekira 1,5 kilometer.

"Motor dan mobil tidak bisa lewat, harus memutar. Kalau jalan kaki harus lewat pinggiran sawah," katanya.

Warga lain, Fajar Ardianto mengaku, kesulitan setelah terjadi longsor.

Pasalnya, jalan ini menjadi akses setiap pergi bekerja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved