Berita Jateng
Pemprov Jateng Mulai Serius Garap Industri Peternakan Sapi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai serius menggarap industri peternakan sapi dengan menyiapkan peta jalan nasional
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai serius menggarap industri peternakan sapi dengan menyiapkan peta jalan nasional demi mendorong produktivitas hasil peternakan.
Melalui langkah itu, Pemprov Jateng ingin menjadi salah satu lumbung ternak nasional.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, Jateng memiliki peta jalan pembangunan sebagai salah satu daerah tumpuan pangan nasional.
Salah satu tujuan peta jalan itu, Jateng harus memperbanyak produk peternakan termasuk sapi berkualitas agar Jateng menjadi lumbung ternak nasional.
"Kami dalam tahun ini roadmapnya swasembada pangan, produktivitas hasil pertanian dan peternakan harus kami dorong agar bisa memenuhi kebutuhan sendiri maupun daerah lain di Indonesia," ujar Luthfi selepas mendampingi Ketua MPR Ahmad Muzani meninjau peternakan sapi Berkah Setiap Farm di Purworejo, dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Jawa Tengah juga menjadi daerah sasaran investasi peternakan sapi perah terbesar di Indonesia.
Pada pekan kemarin, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima kunjungan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH( Kementerian Pertanian dan investor di Kota Semarang.
Pertemuan itu membahas soal proyek mega farm sapi perah di Brebes.
Luthfi mengatakan, investasi tersebut sangat selaras dengan program Pemprov Jateng yang mengejar swasembada pangan, termasuk dalam sektor peternakan.
Baca juga: Kronologi Lengkap Damkar Semarang Diprank untuk Tagih Utang Pinjol, Berujung Laporan Polisi
"RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2026 Jateng fokus pada swasembada pangan, jadi investasi tersebut sangat strategis," ujarnya.
Direktur Jenderal PKH Kementerian Pertanian, Agung Suganda menyebut, proyek peternakan sapi di Brebes berpotensi menjadi peternakan sapi perah terbesar di Indonesia karena berkapasitas lebih dari 30 ribu ekor sapi.
Jika proyek ini berjalan, bakal mampu menyumbang 18 persen produksi susu nasional.
Kebutuhan susu dalam negeri mencapai 4,7 juta ton pertahun, sementara produksi masih di angka 1 juta ton.
Artinya, 80 persen susu sapi yang dikonsumsi masyarakat merupakan produk impor. "Proyek ini soga bisa menekan ketergantungan impor," bebernya.
Mega farm di Brebes akan dibangun di atas lahan seluas 170 hektare dengan sistem close loop system (sistem lingkaran tertutup), limbah sapi akan difungsikan sebagai biogas dan pupuk.
| Andalkan Speling, Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Nasional Bidang Kesehatan |
|
|---|
| Jateng Perkuat Regenerasi Petani dan Inovasi Demi Jaga Ketahanan Pangan |
|
|---|
| Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik, Pemprov Jateng Gagal Raup Rp 50 Miliar |
|
|---|
| Kronologi Robig Zaenudin Eks Polisi Bisa Positif Narkoba, Padahal Ditahan di Dalam Lapas Semarang |
|
|---|
| Antusiasme Tinggi, PADI Jateng Bakal Dimasukkan dalam Kalender Event Pariwisata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260425_Ahmad-Luthfi-sapi.jpg)