Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Geger Mayat Pria Mengapung di Embung Terpus Pati, Ini Kronologi Penemuannya

Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Embung Terpus.

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/POLRESTA PATI
EVAKUASI JENAZAH - Petugas SAR gabungan mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan mengapung di Embung Terpus, Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Senin (4/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di Embung Terpus pada Senin (4/5/2026) sekira pukul 06.30. 

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan keterkaitan dengan temuan ceceran darah yang sempat dilaporkan warga di sekitar lokasi pada Sabtu (2/5/2026) malam.

Kapolsek Kayen, AKP Parsa mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengevakuasi korban ke RSUD Soewondo Pati untuk menjalani proses autopsi. 

Baca juga: Dalih Polisi Belum Tahan Kiai Cabul di Pati: Tersangka Kooperatif

Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab kematian, mengingat identitas korban hingga saat ini masih dalam proses pendalaman. 

AKP Parsa menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah TKP hingga pemeriksaan saksi-saksi secara intensif.

“Kami sedang mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara penemuan mayat dengan ceceran darah yang sebelumnya ditemukan di sekitar lokasi."

"Semua masih dalam tahap penyelidikan,” ujar AKP Parsa.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Rebo, petani berusia 67 tahun yang beraktivitas di ladang dekat embung. 

Dia melihat benda mencurigakan yang mengapung di permukaan air, yang setelah didekati ternyata merupakan tubuh manusia. 

Baca juga: Menteri PPPA Desak Polisi Tahan Ashari Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Rebo kemudian melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa bernama Sujiyono, yang langsung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Kayen agar segera ditindaklanjuti.

Menanggapi situasi yang berkembang di masyarakat, AKP Parsa mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terjebak dalam spekulasi yang belum terbukti kebenarannya. 

Dia meminta masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian dan tidak menyebarkan informasi yang simpang siur terkait kejadian tragis tersebut.

Selain itu, AKP Parsa mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala hal yang mencurigakan melalui layanan Call Center 110 yang siaga selama 24 jam.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk bekerja secara maksimal agar peristiwa di Embung Terpus ini dapat segera terungkap secara terang benderang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved