Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Wakil Bupati Kebumen Lepas Rombongan Haji Kloter 11, Ini Pesannya

Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah memberangkatkan rombongan calon jamaah haji (Calhaj) kloter 11 pada Selasa (5/5/2026)

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Agus Iswadi
PEMBERANGKATAN - Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah memberangkatkan armada bus yang membawa rombongan calon jamaah haji kloter 11 dari Pendopo Kabumian menuju ke Embarkasi Yogyakarta, Selasa (5/5/2025) pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah memberangkatkan rombongan calon jamaah haji (Calhaj) kloter 11 pada Selasa (5/5/2026) sekira pukul 03.00.

Ada 176 calhaj yang tergabung dalam kloter 11 tersebut. Setelah adzan dilanjutkan iqomah selesai dikumandangkan petugas, Wakil Bupati Kebumen memberangkatkan empat bus yang membawa rombongan tersebut.

Keluarga dari para calhaj tampak memadati depan Pendopo Kabumian untuk turut mengantarkan rombongan bertolak dari Pendopo Kabumian menuju ke Embarkasi Yogyakarta.

Secara keseluruhan ada 1.753 orang calhaj asal Kabupaten Kebumen. Mereka tergabung dalam kloter 11 hingga 16. Kloter 11 menjadi rombongan calhaj yang diberangkatkan dari kabupaten menuju ke embarkasi pada hari ini.

Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah menyampaikan, mewaliki pemda turut merasa senang dapat melepas rombongan calhaj pada hari ini. Menurutnya pelaksanaan haji kali ini lebih enak mengingat penerbangan serta embarkasinya lebih dekat yakni dari Yogyakarta, berbeda dengan sebelumnya dari Embarkasi Haji Donohudan Solo.

Kepada calhaj, dia berpesan supaya mematuhi protokol yang sudah ditetapkan setibanya di tanah suci. Selain itu kondisi kesehatan juga harus dijaga karena cuacanya berbeda dengan yang ada di tanah air.

"Jaga kesehatan masing-masing, protokol kesehatan dijaga," katanya.

Di samping itu tanda pengenal juga harus selalu dipakai oleh calhaj di manapun berada. Dia berharap semoga calhaj mendapatkan kemudahan selama menjalankan ibadah hingga nantinya kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Kemudian kepada petugas haji daerah, Zaeni berpesan supaya para calhaj dikawal betul.

"Untuk dikawal, hal-hal terkait keluhan, kesulitan segera dikoordinasikan dengan petugas haji," terangnya.

Sementara, calhaj asal Kecamatan Petanahan, Mahsun (65) bersyukur akhirnya mendapatkan kesempatan menjalankan ibadah haji setelah penantian selama belasan tahun.

Menurutnya berbagai persiapan sudah dilakukan baik itu fisik maupun mental. Dia menceritakan, mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji pada 2012 lalu. Uang hasil menjual sapi peliharaan disisihkan untuk menabung.

"Begitu sapinya beranak, ditunggu 2 tahun, 1,5 tahun nanti dijual. Hasilnya ditabung," ungkapnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved