Pati
Pengurus Baru Dilantik, LDII Pati Komitmen Bantu Pemkab Tekan Angka Stunting
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pati.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pati masa bakti 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (9/5/2026).
Di bawah kepemimpinan nakhoda baru, yakni dr. Agung Andre Setyabudi, organisasi ini menegaskan komitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, terutama dalam sektor kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.
Agung menyatakan bahwa kepengurusan baru ini memiliki komitmen besar untuk hadir di tengah masyarakat dengan aksi yang berdampak langsung.
Selain fokus pada pembangunan SDM, pihaknya juga akan menyasar sektor kesehatan, kemandirian energi, serta penguatan ketahanan pangan sebagai bukti pengabdian organisasi kepada warga Bumi Mina Tani.
Baca juga: SMK RUS Gelar Pameran Animasi, Bupati Kudus: Bangga dengan Talenta Kreatif
Baca juga: Gerak-gerik Pemuda Pengendara Pikap Mencurigakan, Ternyata Bawa 2 Karung Ganja Seberat 13 Kg
"Harapan kami di kepengurusan DPD LDII yang baru dilantik, kami akan berkontribusi nyata kepada masyarakat Pati dalam pembangunan SDM, kesehatan, energi, ketahanan pangan, hingga masalah lingkungan," ujar Agung penuh optimisme.
Salah satu program prioritas yang akan segera diakselerasi adalah kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati untuk menekan angka stunting atau tengkes.
Mengingat latar belakangnya sebagai seorang dokter, Agung melihat isu kesehatan sebagai fondasi penting dalam pembangunan.
LDII berencana memanfaatkan basis massanya yang mencapai 8.000 warga di Kabupaten Pati untuk menjadi motor penggerak dalam penyebaran informasi dan edukasi kesehatan.
Agung menjelaskan bahwa ribuan warga LDII tersebut akan berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya kaum ibu di sekitar lingkungan masjid dan ponpes, guna memastikan program penurunan angka stunting dapat menjangkau lapisan masyarakat yang paling bawah.
Lebih lanjut, Agung menegaskan bahwa langkah konkret ini diambil agar keberadaan LDII dapat menebar manfaat secara luas bagi masyarakat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif di internal warga LDII saja, melainkan juga mampu berkontribusi signifikan bagi capaian kesehatan masyarakat Kabupaten Pati secara keseluruhan.
Dengan sinergi yang kuat antara ormas dan pemerintah, kepengurusan LDII periode ini optimis mampu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Pati yang lebih maju dan sejahtera.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyambut baik semangat kepengurusan baru ini.
Dalam sambutannya, dia menekankan bahwa kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan butuh dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk LDII.
Chandra berpendapat bahwa momentum pelantikan ini harus dijadikan pemantik semangat kebersamaan untuk saling berbagi ilmu demi pembangunan daerah.
| Bekas Kantor Satpol PP Pati akan Dijadikan Museum Cagar Budaya |
|
|---|
| Plt Bupati Chandra Resmi Masuk Bursa 7 Calon Ketua DPC PKB Pati |
|
|---|
| Sosok Cinta Model Disabilitas Asal Pati, Ingin Jadi Profesional |
|
|---|
| Jalan-jalan ke Pasar Tani Pati, Ada Produk-Produk Pertanian Unggulan |
|
|---|
| Ibu-Ibu di Pati Diajak Belajar Mengelola Kelelahan Mental, Atik Kusdarwati: Ini Kunci Keharmonisan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/PELANTIKAN-PENGURUS-Seremoni-pelantikan-Dewan.jpg)