Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Plot Twist Pria Bertato Korban Pembacokan, Ternyata Pelaku Perusakan Kandang Jangkrik di Semarang

Plot twist peristiwa pria bertato yang ditemukan bersimbah darah di depan Hotel MG Setos, Semarang, Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok Polsek Semarang Tengah/istimewa
PENYELIDIKAN - Polisi mendatangi seorang pemuda yang mengalami luka pada tangan kiri di Jalan Inspeksi, Kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Minggu (10/5/2026) malam. Polisi melakukan penyelidikan atas dugaan perkelahian dan pembacokan yang terjadi di depan MG Setos Hotel tersebut, setelah korban ditemukan duduk lemas bersimbah darah di ujung jembatan kecil penghubung Jalan Inspeksi. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa bermula saat pelaku yang berboncengan motor melakukan aksi blayer dan merusak kandang jangkrik milik warga bernama Sofiatun di Semarang Tengah.
  • Pelaku yang tidak terima ditegur justru menganiaya korban dengan batang celurit, hingga akhirnya ia dikejar oleh massa dan ditemukan terluka di depan Hotel MG Setos.
  • Meski sempat memicu kegaduhan, kasus ini akhirnya berakhir damai melalui jalur musyawarah setelah polisi mempertemukan kedua belah pihak di Polrestabes Semarang.

 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebuah fakta mengejutkan terungkap dari peristiwa pria bertato yang ditemukan bersimbah darah di depan Hotel MG Setos, Semarang, Minggu (10/5/2026) malam.

Bukan menjadi korban penganiayaan tanpa sebab, pria berinisial H (39) tersebut ternyata adalah terduga pelaku yang sebelumnya merusak kandang jangkrik dan memukul seorang wanita di Kampung Kerobokan.

Luka yang diterima korban diduga karena ulahnya sendiri yang memicu amarah warga.

Baca juga: BREAKING NEWS Pria Bertato Terluka di Depan Hotel MG Setos Semarang, Diduga Korban Pembacokan

Polisi kini meluruskan bahwa pria itu justru merupakan terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kampung Kerobokan, Kelurahan Pandansari, Semarang Tengah.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan peristiwa bermula ketika dua pria berboncengan sepeda motor melintas di kawasan permukiman Kerobokan sambil membleyer kendaraan mereka.

Tak hanya membuat bising, keduanya juga disebut merusak kandang jangkrik milik warga bernama Sofiatun (25).

“Awalnya terduga pelaku naik motor masuk perumahan, blayer-blayer, lalu merusak kandang jangkrik

Korban pemilik rumah tidak terima,” kata Kompol Riki kepada Tribunjateng.com, Senin (11/5/2026).

Sofiatun yang merasa terganggu kemudian menegur kedua pria tersebut di depan rumahnya di Kampung Kerobokan. 

Namun teguran itu justru memicu cekcok.

Satu di antara pria diduga tersinggung dan mengeluarkan senjata tajam jenis celurit.

Dalam keributan itu, Sofiatun mengalami luka lebam di bagian kepala akibat terkena batang celurit. 

Setelah kejadian, korban berteriak meminta pertolongan warga.

“Korban perempuan kena pukul di kepala. Luka lebam karena terkena batang celurit,” ungkap Kompol Riki.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved