Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Jawa Tengah Butuh Pembenahan Logistik Laut

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pembenahan logistik laut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga investasi dan kawasan industri .

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/DOK PEMPROV JATENG
LOGISTIK - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pembenahan logistik laut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga daya saing investasi dan kawasan industri di wilayahnya. Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Sistem Logistik Berbasis Laut di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 11 Mei 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pembenahan logistik laut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga daya saing investasi dan kawasan industri di wilayahnya. 

Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Sistem Logistik Berbasis Laut di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 11 Mei 2026.

Baca juga: Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembangunan Dry Port Batang Akan Dimulai Tahun Ini

Rapat tersebut membahas penguatan sistem logistik laut di Jawa Tengah, terutama pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Kendal, dan dry port di Batang.

Ketiganya dinilai menjadi simpul penting untuk menekan biaya logistik sekaligus menjaga daya saing investasi.

Luthfi mengaku sudah mendorong kepada pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pembenahan infrastruktur logistik berbasis laut tersebut.

Sebab, sekitar 70 persen arus kontainer ke Jawa Tengah masih bergantung lewat Tanjung Priok DKI Jakarta, sementara yang melalui Tanjung Emas Semarang baru sekitar 30 persen. 

Kondisi itu membuat ongkos logistik industri menjadi lebih mahal.

“Ini yang ingin kita ubah. Karena nanti makin banyak kawasan industri, makin banyak tenant-nya, maka harus kita perbaiki pelabuhannya,” ujarnya.

REVITALISASI PELABUHAN - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut ada tiga proyek yang bakal dikerjakan untuk pembenahan logistik laut di Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (11/5/2026).
REVITALISASI PELABUHAN - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut ada tiga proyek yang bakal dikerjakan untuk pembenahan logistik laut di Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (11/5/2026). (TRIBUN JATENG/DOK PEMPROV JATENG)

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan, pembenahan pelabuhan laut di Jawa Tengah menjadi perhatian pemerintah pusat.

Sebab, biaya logistik berpengaruh langsung terhadap biaya produksi pelaku usaha.

“Salah satu hal yang perlu kita kembangkan dan kita support (dukung) untuk wilayah Jawa Tengah ini adalah pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas,” ujarnya.

Menurut Todotua, biaya logistik menjadi komponen penting dalam kegiatan industri, perdagangan, dan investasi.

Pihaknya akan ikut mendorong penyelesaian persoalan tersebut bersama kementerian terkait, terutama Kementerian Perhubungan.

Selain Tanjung Emas, pemerintah juga menyoroti kebutuhan pengembangan Pelabuhan Kendal dan dry port Batang.

Dua kawasan tersebut dinilai penting karena okupansi industrinya terus meningkat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved