Jawa Tengah
Dua Program Swasembada Pangan Ahmad Luthfi di Jateng Dapat Sorotan dari Dewan Komisioner OJK
Dua program itu dianggap mereka menjadi penentu kinerja ekonomi dan sektor pertanian Jawa Tengah (Jateng) yang mencatatkan rapor hijau.
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Langkah tersebut dilakukan dengan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan).
Hingga April 2026, capaian produksi padi di Jateng tergolong tinggi.
Per triwulan I 2026, produksi padi mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan sebesar 10,5 juta ton.
Berdasarkan data BPS, prognosis padi Jateng periode Januari-Juni 2026 sebesar 5.674.991 ton gabah kering giling (GKG).
Angka ini menduduki peringkat kedua setelah Jawa Timur.
Keberhasilan program swasembada pangan secara tidak langsung turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, yang berkontribusi pula pada pertumbuhan ekonomi di level nasional.
Selain itu, Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng juga mengangkat usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar naik kelas melalui pelatihan, permodalan, hingga pendampingan penjualan produk.
Sebagai informasi, dalam acara tersebut, Luthfi menjadi salah satu narasumber yang diundang OJK untuk memaparkan capaian program swasembada pangan di Jawa Tengah. (*)
Sumber: kompas.com
| Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Jateng Terkendala Ketersediaan Lahan |
|
|---|
| Dinkop Jateng Respon Koperasi Merah Putih di Atas Awan Kendal : Perlu Inovasi Usaha |
|
|---|
| Konektivitas Logistik dari Jateng ke Indonesia Timur Meningkat Seiring Munculnya Pusat Industri Baru |
|
|---|
| Potret Bruno, Juara Kontes Domba Ekstrem Piala Gubernur Jateng, Ditawar Rp 200 Juta |
|
|---|
| BIB Jateng Minta masyarakat Jangan Kurban Hewan Betina Produktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260511_Gubernur-Jawa-Tengah-Ahmad-Luthfi-pembenahan-logistik-laut-pelabuhan_1.jpg)