Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jawa Tengah

Dua Program Swasembada Pangan Ahmad Luthfi di Jateng Dapat Sorotan dari Dewan Komisioner OJK

Dua program itu dianggap mereka menjadi penentu kinerja ekonomi dan sektor pertanian Jawa Tengah (Jateng) yang mencatatkan rapor hijau.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/DOK PEMPROV JATENG
LOGISTIK - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pembenahan logistik laut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga daya saing investasi dan kawasan industri di wilayahnya. Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Sistem Logistik Berbasis Laut di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 11 Mei 2026. 

Langkah tersebut dilakukan dengan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan).

Hingga April 2026, capaian produksi padi di Jateng tergolong tinggi.

Per triwulan I 2026, produksi padi mencapai 4.696.422 ton atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan sebesar 10,5 juta ton.

Berdasarkan data BPS, prognosis padi Jateng periode Januari-Juni 2026 sebesar 5.674.991 ton gabah kering giling (GKG).

Angka ini menduduki peringkat kedua setelah Jawa Timur.

Keberhasilan program swasembada pangan secara tidak langsung turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, yang berkontribusi pula pada pertumbuhan ekonomi di level nasional.  

Selain itu, Luthfi mengatakan, Pemprov Jateng juga mengangkat usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar naik kelas melalui pelatihan, permodalan, hingga pendampingan penjualan produk.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut, Luthfi menjadi salah satu narasumber yang diundang OJK untuk memaparkan capaian program swasembada pangan di Jawa Tengah. (*)

Sumber: kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved