Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penemuan Bayi

Pulang Pengajian Warga Sragen Temukan Bayi Dalam Kardus

Bayi malang itu ditemukan oleh seorang warga yang baru pulang dari pengajian pada Senin (25/5/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Dok Humas Polres Sragen
Polisi mengamankan kardus dan pakaian bayi perempuan yang ditemukan warga di Sragen, Jawa Tengah, Senin (25/5/2026) malam.() 

TRIBUNJATENG.COM - Bayi perempuan ditemukan di teras rumah warga Sragen Jawa Tengah.

Bayi malang itu ditemukan oleh seorang warga yang baru pulang dari pengajian pada Senin (25/5/2026) malam.

Peristiwa penemuan bayi itu terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Baca juga: Nasib Remaja SMP Terancam 7 Tahun Penjara Usai Pukul Kepala Teman Pakai Palu Karena Kalah Main Game

Baca juga: Peminat Kurban Kerbau di Jateng Makin Merosot, Hanya Ada di Kudus

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan seorang warga sepulang dari pengajian.

Warga tersebut mendengar ada suara tangisan bayi dari arah teras rumah milik warga lain.

"Bayi perempuan ditemukan berada di kardus cokelat bertuliskan 'Teh Rio' yang diletakkan di atas meja teras rumah warga," kata Dewiana, Selasa (26/5/2026).

Bayi tersebut dibungkus kain merah dan mengenakan pakaian bayi motif panda.

Sementara ini, belum diketahui siapa pembuang bayi perempuan dengan berat badan 2.178 gram dengan panjang badan 45 sentimeter itu.

"Diperkirakan bayi berusia sekitar lima hari saat ditemukan," ungkap dia.

Dewiana mengungkapkan bahwa bayi perempuan ini dalam kondisi sehat.

Tali pusar bayi sudah mengering namun belum lepas. Saat ini bayi tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Sragen.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan tersebut.

Sebab rumah tempat ditemukannya bayi dalam kondisi kosong karena pemilik sedang menjaga istrinya yang sakit di rumah sakit.

Rumah tersebut sehari-hari digunakan berjualan nasi pecel.

Diduga pelaku sengaja memilih lokasi yang dianggap aman dan sepi agar bayi cepat ditemukan warga.

"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi tersebut," kata dia. (*)

Sumber: kompas.com

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved