Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Terjerat Judi Online, Banyak Penerima Bansos di Banyumas Dicoret dari Daftar Kemensos

Dinsospermasdes Kabupaten Banyumas mengungkap banyak penerima bantuan sosial (Bansos) yang terlibat judi online (Judol).

Tayang:
TRIBUN JATENG/Fajar Bahruddin Achmad
RAPAT PANSUS- Plt Kepala Dinsospermasdes Banyumas, Budi Suharyanto (kanan) didampingi Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Joko Siswoyo dalam Rapat Pansus 10 membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas, Jumat (29/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM,PURWOKERTO - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Banyumas mengungkap, banyak penerima bantuan sosial (Bansos) yang terlibat judi online (Judol).

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Pansus 10 membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Komisi 4 DPRD Kabupaten Banyumas, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Efek Kecanduan Judi Online, Pria Pegawai Rumah Sakit Boyolali Gelapkan Uang Rp559 Juta

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsospermasdes Banyumas, Joko Siswoyo mengatakan, mereka yang terlibat judol akan secara otomatis keluar dari data penerima bansos

Pencoretan tersebut langsung dari pusat di Kementerian Sosial (Kemensos) yang bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Langsung dari pusat, saya tidak pegang datanya, tapi di Banyumas banyak (penerima bansos dicoret karena judol, red)," katanya kepada tribunbanyumas.com. 

Joko mengatakan, penerima bansos yang bermain judol dicoret dari data sudah lama diterapkan oleh Kemensos. 

Kebijakan tersebut berlaku untuk semua daerah.

"Semua daerah sama, yang mencoret pusat. Kita di daerah hanya bagian verifikasi usulan saja," jelasnya. 

Baca juga: Komplotan Pembobol Toko di Todanan Blora Ditangkap, Uang Hasil Jual Rokok Curian Dipakai Judi Online

Joko mengatakan, dalam rapat pansus membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, pihaknya juga mendukung agar bansos bisa diberikan tepat sasaran. 

Tetapi memang dari pemerintah daerah juga mengikuti aturan dari pemerintah pusat.

"Dalam rapat kami juga menyampaikan, kami ada rencana digitalisai bansos yang arahnya agar bansos tepat sasaran," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved