Sabtu, 30 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Program CSR SUBUR PT Berkat Sinergi Terpadu Dorong Peningkatan Mutu Petani Bawang di Kendal

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan narasumber dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), serta diikuti oleh 11 petani

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Istimewa
SEMINAR EDUKASI: PT Berkat Sinergi Terpadu (BST) menggandeng mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas angkatan 2024 Universitas Diponegoro (Undip) untuk menggelar seminar edukasi bagi petani bawang di Desa Bringinsari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 

Program CSR SUBUR PT Berkat Sinergi Terpadu Dorong Peningkatan Mutu Petani Bawang di Kendal

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - PT Berkat Sinergi Terpadu (BST) menggandeng mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas angkatan 2024 Universitas Diponegoro (Undip) untuk menggelar seminar edukasi bagi petani bawang di Desa Bringinsari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kegiatan bertajuk Sinergi Usaha Berkelanjutan Untuk Rakyat (SUBUR) tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Berkat Sinergi Terpadu dalam mendukung peningkatan kualitas pertanian bawang lokal.

Seminar yang berlangsung pada 20 Mei 2026 itu bertujuan meningkatkan pengetahuan petani terkait budidaya bawang agar mampu menghasilkan panen berkualitas unggul dan berdaya saing.

Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan narasumber dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S), Sony, serta diikuti oleh 11 petani lokal Desa Bringinsari.

Materi pelatihan meliputi persiapan lahan, teknik penanaman yang baik, pengelolaan hama dan penyakit tanaman, hingga penanganan pascapanen bawang agar kualitas hasil tetap terjaga.

Sony mengatakan Desa Bringinsari memiliki potensi pertanian bawang yang cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, kolaborasi antarpetani menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung target nasional swasembada pangan.

“Desa Bringinsari ini sebenarnya punya potensi yang bagus untuk pertanian bawang. Tapi potensinya belum benar-benar dimaksimalkan, sehingga perlu sinergi yang kuat antarpetani agar bisa tercapai target Swasembada Pangan 2029,” ujar Sony.

Salah satu peserta pelatihan, Zaenal (23), mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai teknik menghasilkan bawang berkualitas tinggi.

“Saya senang dan puas sekali mengikuti pelatihan ini karena jadi lebih tahu cara menghasilkan bawang yang kualitasnya bagus seperti bawang impor. Saya berharap bawang hasil Desa Bringinsari unggul di kemudian hari,” kata Zaenal.

Mewakili perusahaan, Daniel Henry menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membekali petani dengan kemampuan yang lebih baik sehingga mampu menghasilkan bawang berstandar unggul untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional.

Menurut Daniel, program SUBUR diharapkan menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan kapasitas petani lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui program CSR tersebut, PT Berkat Sinergi Terpadu berharap dapat terus berkontribusi terhadap peningkatan mutu pertanian masyarakat guna mendukung target Swasembada Pangan 2029. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved