Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jazz Atas Awan

Jazz Atas Awan di Dieng Akan Kembali Digelar, Catat Tanggalnya

Pentas musik Jazz di Dieng Jazz Atas Awan akan kembali digelar tahun 2026 ini.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
Tribunjateng.com/Imah Masitoh
Kemeriahan Dieng Culture Festival (DCF) 2024 pada hari kedua, acara Jazz Atas Awan hingga penerbangan lampion hibur pengunjung yang datang di komplek Candi Arjuna, Sabtu (25/8/2024). 

TRIBUNJATENG.COM - Pentas musik Jazz di Dieng Jazz Atas Awan akan kembali digelar tahun 2026 ini.

Tahun ini pertunjukan musik ini  dipastikan menjadi bagian dari Dieng Culture Festival 2026 atau DCF XVI Tahun 2026.

Adapun Dieng Culture Festival tahun ini akan diadakan pada akhir Agustus 2026, tepatnya Jumat (28/8/2026) sampai Minggu (30/8/2026) di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Baca juga: Heritage Tour Religi Bakal Sambut Ribuan Peserta MTQ Nasional XXXI

Baca juga: Hasil Babak I Timnas Indonesia vs Myanmar Piala AFF U19, Arkhan Kaka Cetak Gol Cantik

 

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Dieng Pandawa", Alif Faozi menuturkan, Jazz Atas Awan akan digelar pada malam pertama festival dengan sepenuhnya menampilkan musik jaz.  

Sementara itu, pada malam kedua akan diisi pertunjukan musik kolaboratif yang melibatkan berbagai genre musik.

Jazz Atas Awan jadi bagian Dieng Culture Festival 2026 Sempat direncanakan jadi acara tersendiri.

Ada cerita menarik di balik kembalinya acara musik ini. Pokdarwis “Dieng Pandawa” sempat berencana memisahkan Jazz Atas Awan menjadi kegiatan tersendiri.

Akibat rencana tersebut, pertunjukan musik jaz ini tidak hadir pada Dieng Culture Festival 2025 lalu.

Namun, pihak panitia melakukan banyak pertimbangan ulang. Akhirnya, agenda musik jaz ini dimasukkan kembali dalam rangkaian Dieng Culture Festival 2026.  

"Kami ingin Jazz Atas Awan tetap hidup dan terus dikenal masyarakat. Daripada tidak digelar, tahun ini kami angkat kembali dalam festival sambil mencari peluang agar ke depan dapat diselenggarakan secara mandiri dengan dukungan mitra yang lebih kuat," jelas Alif, Senin (1/6/2026).

Pelaksanaan Dieng Culture Festival 2025 juga menjadi bahan evaluasi penting.

Waktu persiapan tahun lalu dinilai relatif singkat, yang mana menyebabkan sejumlah target belum terpenuhi secara optimal.

Konsep panggung tahun lalu juga mendapat perhatian serius karena panggung dinilai kurang mampu menghadirkan daya tarik visual yang diharapkan.

Oleh karena itu, panitia tahun ini berupaya menghadirkan konsep yang jauh lebih matang.

Sementara itu, berbeda dengan Jazz Atas Awan, agenda ruwatan anak berambut gimbal masih belum ditentukan waktunya.

Agenda tersebut termasuk daya tarik utama Dieng Culture Festival.

"Untuk ruwatan masih dalam pembahasan, apakah akan digelar pada hari kedua atau hari ketiga. Kepastiannya akan kami sampaikan saat soft launching DCF 2026 pada hari Rabu," ucap Alif.  

Selain budaya dan hiburan, Dieng Culture Festival 2026 tetap mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, salah satunya dengan melibatkan pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, menengah).

Panitia telah menyiapkan paket partisipan khusus untuk para wisatawan yang berisi berbagai macam produk lokal, seperti batik khas Banjarnegara, kerajinan bambu, dan produk herbal. (*)

Sumber: kompas.com

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved