PSIS Semarang
FIFA Jatuhkan Sanksi ke PSIS Semarang, Terancam Tak Bisa Rekrut Pemain Baru
Kabar masuknya PSIS Semarang dalam daftar klub yang mendapat sanksi dari FIFA menjadi perhatian publik dan suporter Mahesa Jenar.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- IFA menjatuhkan sanksi larangan pendaftaran pemain kepada PSIS Semarang akibat adanya sengketa yang dilaporkan pada 28 Mei 2026.
- Manajemen PSIS memastikan sedang melakukan langkah cepat untuk menyelesaikan persoalan agar tidak mengganggu persiapan musim depan.
- Sengketa tersebut diduga berkaitan dengan pemain pada era manajemen sebelumnya dan masih dalam proses penelusuran.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar masuknya PSIS Semarang dalam daftar klub yang mendapat sanksi dari FIFA menjadi perhatian publik dan suporter Mahesa Jenar.
Menyikapi hal tersebut, manajemen PSIS memastikan sedang mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan sengketa yang menjadi dasar dijatuhkannya larangan pendaftaran pemain baru.
Sanksi tersebut muncul setelah FIFA mencantumkan nama PSIS Semarang dalam daftar klub yang dikenai larangan mendaftarkan pemain selama beberapa periode transfer.
Informasi itu tercatat berdasarkan laporan yang masuk ke FIFA pada 28 Mei 2026.
Situasi ini sempat memunculkan kekhawatiran di kalangan pendukung PSIS karena berpotensi memengaruhi agenda perekrutan pemain menjelang kompetisi musim depan.
Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang Fariz Julinar mengungkapkan bahwa pihak manajemen sebenarnya telah mengetahui persoalan tersebut beberapa hari sebelumnya dan langsung melakukan langkah penyelesaian.
"Untuk masalah FIFA saya sudah mengetahui beberapa hari lalu ya," kata Fariz, Minggu (31/5/2026).
Menurut Fariz, fokus utama manajemen saat ini adalah menyelesaikan sengketa yang menjadi sumber munculnya sanksi agar tidak mengganggu target tim pada musim mendatang.
"Pihak manajemen sedang proses untuk menyelesaikan sengketa yang ada agar ke depan tidak mengganggu kesiapan tim kita untuk mencapai targetnya," ujarnya.
Baca juga: Bawa Anak demi Kelabui Petugas, IRT Asal Karanganyar Gagal Selundupkan Narkoba ke Lapas Sragen
Sanksi FIFA Picu Kekhawatiran Suporter
Larangan pendaftaran pemain dari FIFA berpotensi berdampak pada aktivitas transfer klub apabila tidak segera diselesaikan.
Dalam kondisi tersebut, PSIS bisa mengalami hambatan dalam mendatangkan dan mendaftarkan pemain baru untuk memperkuat skuad.
Namun demikian, manajemen memastikan persoalan yang tengah diproses bukan berkaitan dengan pemenuhan hak-hak pemain, pelatih, maupun ofisial pada era kepemimpinan saat ini.
Asisten Manajer PSIS Semarang Reza menegaskan bahwa seluruh kewajiban klub terhadap pemain dan perangkat tim selama manajemen sekarang telah dijalankan sesuai ketentuan.
| Bos PSIS Semarang Jawab Sanksi FIFA: Kami Kroscek Siapa Pelapor dan Akar Masalahnya |
|
|---|
| Kena Sanksi FIFA, PSIS Semarang Terancam Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru |
|
|---|
| Kahudi Tagih Janji PSIS Semarang, Gaji 2 Bulan dan Kompensasi Belum Dibayar |
|
|---|
| Kahudi Wahyu Widodo Bongkar Gaji Eks Analis Tim PSIS Semarang Belum Dibayar Rp 14 Juta |
|
|---|
| "Holobis Kuntul Baris": Semangat Gotong Royong Snex dalam Iduladha 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260429_PSIS-Semarang-menjalani-latihan-rutin_1.jpg)