Pendidikan
UI dan Binus University Bersaing Kembangkan Desa Wisata lewat Genera-Z Berbakti 2026
Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Binus University bersaing menghadirkan gagasan terbaik untuk pengembangan Desa Kakaskasen.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Binus University bersaing menghadirkan gagasan terbaik untuk pengembangan Desa Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, dalam ajang Genera-Z Berbakti 2026.
Program yang digelar BCA tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk merancang solusi pengabdian masyarakat berbasis pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Desa Kakaskasen Dua sendiri merupakan salah satu peraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023. Berlokasi di antara Gunung Lokon dan Gunung Mahawu, desa ini dikenal sebagai sentra bunga yang mendukung penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) setiap tahun.
Baca juga: Polres Semarang Larang Siswa Konvoi dan Corat-Coret Seragam Saat Kelulusan
Baca juga: Sosok Kiandra, Bocah SDN Salatiga 6 Peraih Nilai TKA 100 Matematika dan Bahasa Indonesia
Meski memiliki potensi besar di sektor wisata dan ekonomi kreatif, desa tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan.
Mulai dari penguatan kapasitas digital masyarakat dan pelaku UMKM, pengelolaan wisata berkelanjutan, peningkatan promosi desa, pelestarian budaya lokal, hingga keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa.
Dalam kompetisi tersebut, Tim KATALIS dari UI mengusung konsep pengembangan pariwisata dan pemberdayaan UMKM yang terintegrasi. Tim ini menawarkan tiga program utama, yakni Artha-Floria berupa workshop produk eco-print dan kemasan ramah lingkungan, Nature Experience yang berfokus pada pengembangan wellness tourism dan peningkatan kapasitas pelaku wisata, serta pembuatan website desa wisata dengan fitur story map interaktif melalui program Cerita Desa Wisata Kakaskasen Dua.
Sementara itu, Tim AKSARA dari Binus University mengangkat isu regenerasi budaya, rendahnya nilai ekonomi produk UMKM, serta keterbatasan promosi sebagai fokus utama program mereka.
Tim AKSARA menawarkan tiga solusi, yakni Youth Cultural Initiative untuk membentuk komunitas generasi muda pelestari budaya, Klaster Bersama Matuari yang berfokus pada pendampingan dan penguatan UMKM, serta Minaesa Platform sebagai sarana digital yang mengintegrasikan sektor ekonomi dan budaya desa.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan Genera-Z Berbakti menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkolaborasi langsung dengan masyarakat sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi.
"Genera-Z Berbakti merupakan ruang bagi generasi muda visioner untuk berkolaborasi langsung dengan masyarakat. Kami berharap inovasi yang dibawa tim Universitas Indonesia dan Binus University mampu mengoptimalkan potensi pariwisata alam, ekonomi kreatif, dan kebudayaan di Desa Kakaskasen Dua. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045," ujar Hera dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Kedua tim kini memperebutkan kesempatan untuk mengimplementasikan secara langsung program yang telah mereka rancang di Desa Kakaskasen Dua.
Selain penilaian dewan juri, masyarakat juga dapat memberikan dukungan melalui pemungutan suara untuk menentukan peraih gelar Fan Favourite Team.
Voting berlangsung melalui akun Instagram resmi BCA, @goodlifebca, pada periode 21 Mei hingga 5 Juli 2026.
Pemenang kategori tersebut akan dipilih dari delapan tim finalis nasional Genera-Z Berbakti 2026 yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. (*)
| Sosok Arkan, Bocah SD di Semarang Peraih Nilai TKA Terbaik Nasional 2026 |
|
|---|
| BEM Unissula Menyampaikan Pernyataan Sikap Terkait Kepemimpinan Prabowo Gibran di Depan Kampus |
|
|---|
| Gelar Pameran, SMKN 8 Semarang Buktikan Siswa SMK Bisa Hasilkan Produk Kreatif dan Inovatif |
|
|---|
| Pameran DKV UKSW Jadi Ruang Kolaborasi Industri Kreatif dan Teknologi di Salatiga |
|
|---|
| Dinusverse, Konsep yang Memungkinkan Mahasiswa Mengikuti Aktivitas Kampus Dalam Dunia Virtual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260602_Desa-Wisata-Keindahan-Alam-dan-Budaya.jpg)