Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Ungaran

Peringkat Masih Nol di Hari Kedua SPMB Kab Semarang, Orang Tua dan Calon Murid Datangi Sekolah

Memasuki hari kedua pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, sejumlah orang tua dan calon murid

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Eka Yulianti Fajlin
DATANGI SEKOLAH - Calon murid dan orang tua mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan status verifikasi pendaftaran SPMB, pada hari kedua, Rabu (3/6/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Memasuki hari kedua pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, sejumlah orang tua dan calon murid mendatangi sekolah tujuan untuk memastikan status pendaftaran.

Meski telah mendaftar secara daring, peringkat calon murid pada sistem masih tercatat nol sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Orang tua calon murid, Hantri Retnowati, warga Kalongan telah mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 2 Ungaran sejak hari pertama SPMB.

Namun, hingga hari kedua ini status pendaftaran anaknya belum terverifikasi oleh sekolah.

"Kami sudah daftar online, tapi belum terverifikasi. Anak saya jadi takut, saya sebagai orang tua juga khawatir.

Makanya, datang langsung ke sekolah supaya lebih jelas," ujarnya saat ditemui di SMP Negeri 2 Ungaran, Rabu (3/6/2026).

Hantri mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses verifikasi masih dilakukan oleh pihak sekolah sehingga peringkat calon murid belum muncul pada sistem.

Penjelasan tersebut sedikit meredakan kekhawatirannya yang sejak awal muncul karena status pendaftaran anaknya belum menunjukkan peringkat.

Baca juga: Fakta Baru Korupsi Fadia Arafiq, KPK Telusuri Aset dan Pastikan Akan Ada Tersangka Baru

"Tadi informasi dari sekolah karena belum diverifikasi oleh pihak sekolah," ucapnya.

Hantri mendaftarkan anaknya melalui jalur prestasi akademik.

Meski tak mengantongi piagam penghargaan, ia optimistis buah hatinya bisa lolos denyan nilai tes kemampuan akademik dan nilai rapor.

Kendati demikian, ia juga telah menyiapkan alternatif apabila anaknya tidak lolos seleksi di sekolah tujuan utama.

Pilihan kedua yang dipertimbangkan yakni SMP Negeri 3 Ungaran.

Selain itu, ia juga membuka kemungkinan mendaftarkan anaknya ke sekolah di Kota Semarang apabila tak lolos jalur prestasi.

"Kalau tidak lolos, ya cari pilihan lain. Mungkin ke SMP Negeri 3 Ungaran.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved