Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Penyebab Kebakaran Gudang Rosok yang Hanguskan 8 Mobil di Sukoharjo, Api Diduga dari Bakar Sampah

Kebakaran melanda gudang rosok mobil di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/6/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
HANGUS. Potrait pasca Kebakaran melanda gudang rosok suku cadang mobil di wilayah Plumbon RT 01/RW 02, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/6/2026) malam. Kerugian mencapai ratusan juta. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda gudang rosok mobil di Desa Plumbon, Sukoharjo pada Selasa malam.
  • Insiden diduga dipicu oleh bara api pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam.
  • Delapan unit mobil rosok hangus terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp400 juta.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api tanpa adanya korban jiwa.

 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kebakaran melanda gudang rosok mobil di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (2/6/2026) malam.

Sedikitnya delapan unit mobil rosok hangus terbakar dalam insiden yang diduga dipicu bara api dari pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam.

Sedikitnya delapan unit mobil rosok hangus terbakar dalam insiden yang diduga dipicu bara api dari pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam.

Baca juga: Kebakaran Kapal di Pelabuhan TPI Batang, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Api diketahui pertama kali oleh warga yang melintas di depan lokasi sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga melihat kobaran api dari dalam area gudang sebelum akhirnya memberi tahu pemilik usaha dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Kalau diketahui secara fisik itu sekitar jam 9 malam lebih sedikit. Kalau dari CCTV, kejadiannya sekitar pukul 20.15 WIB," kata Agus, Rabu (3/6).

Kerabat pemilik usaha rosok mobil, Agus Junaidi, mengatakan dari hasil pengecekan rekaman CCTV, api sebenarnya sudah mulai terlihat sejak sekitar pukul 20.15 WIB.

Bara api yang belum benar-benar padam kemudian merembet ke tumpukan rosok dan sparepart kendaraan yang mudah terbakar.

"Kalau diketahui secara fisik itu sekitar jam 9 malam lebih sedikit. Kalau dari CCTV, kejadiannya sekitar pukul 20.15 WIB," kata Agus, Rabu (3/6).

"Kami melihat dari CCTV, sebelumnya mungkin anak-anak (karyawan) membakar sampah atau bagaimana kemudian merembet. Saya yakin anak-anak sudah berusaha memadamkan, tetapi namanya tumpukan sampah, kita tidak bisa melihat bagian bawahnya apakah sudah benar-benar padam atau belum," ujarnya.

Dipicu Bara Api Belum Padam

Dari rekaman CCTV, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar area gudang.

"Ini bukan bentuk kesengajaan," tegas Agus.

Akibat kebakaran itu, sekitar 400 meter persegi area gudang terbakar dari total luas lahan sekitar 1.000 meter persegi.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved