Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Disnakertrans Jateng Ajak Generasi Muda Ikut Program Magang Nasional

Pemprov Jateng mendorong lulusan muda mengikuti program Magang Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan.

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: M Syofri Kurniawan
freepik.com
ILUSTRASI PEKERJA: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong lulusan muda mengikuti program Magang Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan. Program yang bertujuan untuk menjembatani generasi muda dengan dunia kerja ini secara nasional dibuka kuota sebanyak 150 ribu orang. (freepik.com) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong lulusan muda mengikuti program Magang Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan.

Program yang bertujuan untuk menjembatani generasi muda dengan dunia kerja ini secara nasional dibuka kuota sebanyak 150 ribu orang.

"Ya program Magang Nasional mulai dibuka Juli nanti, untuk kuota per provinsi tidak dibatasi, jadi silahkan ikutan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, kepada Tribunjateng.com, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Pemprov Jateng Pastikan Penanganan, Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahapan Lelang

Aziz mengungkap, Kementerian Ketenagakerjaan tidak membatasi kuota per provinsi karena pada program magang sebelumnya ada provinsi sepi peminat.

Sebaliknya, ada provinsi ramai peminat tapi kuota terbatas.

Pada program magang sebelumnya, Jateng menerima 5 ribu peserta dari seluruh daerah Jateng.

Untuk jumlah perusahaan yang disediakan mencapai 300 perusahaan.

"Perusahaan cukup variatif, ada dari rumah sakit milik pemerintah, perusahaan swasta, perusahaan asing juga ada," ungkapnya.

Aziz berharap, generasi muda di Jawa Tengah bisa memanfaatkan program ini.

Sebab, program magang yang rencananya dilaksanakan selama satu tahun bisa membuka peluang kerja ke sebuah perusahaan.

"Biasanya perusahaan akan memantau para peserta magang ini, misal cocok bisa langsung direkrut," ungkapnya.

Semisal tidak masuk dalam perusahaan itu, lanjut Aziz, peserta magang setidaknya mendapatkan surat keterangan magang.

"Surat ini juga menambah kredit poin ketika mencari kerja," tuturnya.

Selain program magang, Aziz menyebut, ada peluang job fair di kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Sejauh ini ada delapan kabupaten/kota yang mengadakan job fair dengan kuota lowongan kerja 3 ribu sampai 5 ribu," terang Aziz.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved