Tribunjateng Hari ini
Rafferty Ratri Diterima di Dua Universitas Papan Atas Kanada
Siswa SMAN 1 Pati, Rafferty Ratri Clarimond, berhasil menembus seleksi di dua universitas papan atas Kanada.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Impian masa kecil Rafferty Ratri Clarimond untuk mengecap pendidikan di luar negeri kini bukan lagi sekadar angan.
Gadis asal Dukuh Sekarkurung, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati ini berhasil menembus seleksi di dua universitas papan atas Kanada, yakni University of Toronto dan University of British Columbia (UBC).
Keberhasilan siswi SMAN 1 Pati yang akrab disapa Affe ini terbilang luar biasa.
Pasalnya, kedua kampus tersebut dikenal memiliki standar seleksi yang sangat ketat di tingkat dunia.
Di University of Toronto, ia diterima pada program studi Social Sciences, Faculty of Arts and Science. Sementara di UBC ia diterima di prodi Geography, Faculty Arts and Science.
Menariknya, sebelum pengumuman dari Kanada keluar, Affe sebenarnya sudah mengamankan satu kursi di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
"Pendaftarannya kampus luar negeri kebanyakan, akhir tahun 2025 lalu, dan kemarin saya mencoba mendaftar jalur mandiri. Sebelumnya memang sudah lolos di Program Studi Geografi Lingkungan UGM jalur SNBP," kata Affe kepada Tribun Jateng, Kamis (4/6/2026).
Affe mengaku, motivasinya untuk kuliah di belahan bumi utara itu didasari oleh ketertarikannya pada keragaman budaya dan sudut pandang akademis yang lebih luas.
Baginya, Kanada menawarkan atmosfer multikultural yang kaya, di mana berbagai kelompok dengan latar belakang tradisi, bahasa, dan keyakinan yang berbeda bisa hidup berdampingan.
Ia ingin mengeksplorasi hal-hal baru yang tidak didapatkan di dalam negeri.
Namun, perjalanan menuju bangku kuliah di luar negeri ini tidak instan.
Affe menceritakan bagaimana ia harus beradaptasi secara mandiri dengan sistem penerimaan mahasiswa baru di Kanada yang sempat membuatnya kebingungan.
Proses pengisian berkas di platform web yang asing baginya menjadi tantangan tersendiri sebelum akhirnya surat elektronik (email) kelulusan itu tiba.
Saat ini, Affe tengah disibukkan dengan persiapan dokumen administrasi sembari menimbang pilihan kampus yang akan ia selami.
Untuk menyokong langkahnya ke sana, ia juga sedang berjuang mengikuti seleksi administrasi Beasiswa Garuda gelombang kedua, sebuah program pendanaan hasil kerja sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu.
| Momen Hari Jadi Boyolali Akan Ada Bagi-bagi Soto Gratis, Simak Waktu Pelaksanaannya |
|
|---|
| Penipuan Berkedok Haji Plus Sasar Lansia, Sri Wijiningsih Akhirnya Gagal Beri Kejutan |
|
|---|
| Periksa Dugaan Investasi Bodong Eks Pegawai Mandiri Taspen, OJK Janjikan Simpanan Lebih Aman |
|
|---|
| Satpol PP Ciduk Pelaku yang Berburu Pasangan Hubungan Seks Sesama Jenis di Taman Sriwedari Solo |
|
|---|
| Orang Tua Calon Siswa Minta Aturan Usia dan Zonasi Dievaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/TRIBUN-JATENG-EDISI-7-JUNI-2026.jpg)