Tribunjateng Hari ini
Hari Ini, Calon Murid SMA/SMK Mulai Daftar dan Pilih Sekolah
Mulai Senin (15/6) hari ini, para calon siswa SMA/SMK sudah memasuki masa pendaftaran dan pemilihan sekolah.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
"Terkait tikor (titik koordinat domisili—Red) memang banyak kendala. Ada calon murid yang salah menentukan titik koordinat sehingga berkasnya ditolak dan harus memperbaiki data kembali. Bagian pembuatan akun membantu proses tersebut," jelas Mustafit.
Kendala serupa juga ditemui di SMAN 11 Semarang.
Ketua SPMB SMAN 11 Semarang, Tarfiatun mengatakan, proses verifikasi sebenarnya dapat berlangsung cepat apabila seluruh dokumen yang diunggah sesuai ketentuan.
Namun dalam praktiknya, masih banyak calon peserta yang mengunggah dokumen tidak sesuai atau tidak lengkap sehingga memperlambat proses pelayanan.
"Ada yang mengunggah dokumen bukan yang asli sehingga akunnya dibatalkan. Ada juga yang setelah diteliti ternyata nilai rapornya tidak sesuai dengan dokumen asli. Akhirnya harus kembali ke tahap awal dan membuat akun lagi," katanya.
Menurut Tarfiatun, panitia tidak berani memverifikasi berkas yang tidak sesuai petunjuk operasional karena berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Kalau datanya lengkap sebenarnya cepat. Yang memperlambat itu ketika ada dokumen yang tidak sesuai atau kurang lengkap," ujarnya.
Antisipasi gangguan
Di tengah berbagai kendala tersebut, Pemprov Jawa Tengah mengklaim telah memperkuat sistem teknologi informasi untuk mengantisipasi gangguan jaringan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, hasil pemantauannya di Posko SPMB Dinas Pendidikan Jawa Tengah dan SMAN 3 Semarang, pada Sabtu (13/6/2026), menunjukkan bahwa pelaksanaan SPMB secara umum berjalan lancar.
"Kendala rata-rata karena belum bisa mengaplikasikan sistem terkait unggah data dan sebagainya, tapi sudah kita bantu semuanya," kata Luthfi.
Menurut Luthfi, petugas SPMB di tingkat provinsi maupun sekolah terus memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk pada hari libur.
Ia mengapresiasi guru dan operator sekolah yang tetap siaga membantu calon peserta didik menyelesaikan proses pendaftaran.
Luthfi menegaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini tetap mengedepankan prinsip transparansi dan integritas melalui slogan "No Titip-titip, No Jastip".
Ia meminta seluruh petugas memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat agar tidak menimbulkan komplain selama proses penerimaan peserta didik baru.
| Hafifah Senang Baru Pertama Kali Melihat Rubah Merah, Kini Ada di The Park Mall |
|
|---|
| Ternyata Sudah Direncanakan, Cucu Bunuh Nenek dan Selingkuhannya demi Kuasai Harta |
|
|---|
| Hampir Sepekan Menghilang, Eks-Kiper Persis Solo Terpantau CCTV di Magelang |
|
|---|
| Berupaya Bisa Bertahan, Perajin Mebel Jepara Terjungkal Kenaikan Harga Bahan Baku |
|
|---|
| Hafna Terkesan Ikut Baca Senyap di Gramedia Jalma Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Senin-15-Juni-2026.jpg)