Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perkara Uang Rp 3000, Driver Ojol Dipukuli dan Diberi Bintang 1

Puluhan pengemudi ojek online (ojol) mendatangi sebuah showroom di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara

Penulis: Msi | Editor: muslimah
Kompas.com/Fathan Radityasani
Ilustrasi Ojol(Kompas.com/Fathan Radityasani) 

Ringkasan Berita:
  • Setelah korban tiba di lokasi, ia kembali menyampaikan adanya biaya parkir sebesar Rp 3.000.
  • Pelaku kemudian memberikan biaya parkir tersebut.
  • Namun, setelah meninggalkan lokasi, korban mengecek telepon genggamnya dan mengetahui bahwa pelaku memberikan penilaian bintang satu terhadap akun korban di aplikasi.

TRIBUNJATENG.COM - Puluhan pengemudi ojek online (ojol) mendatangi sebuah showroom di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas rekannya yang dipukuli karyawan showroom tersebut.

Seorang pengemudi ojol yang dipukuli sampai dirawat di rumah sakit karena  kepalanya terluka. 

Peristiwa pemukulan  terjadi pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 11.16 WIB di sebuah showroom mobil di Penjaringan

Baca juga: Dugaan Asusila 2 Oknum Perangkat Desa di Purbalingga, Video Jadi Bukti, Warga Ambil Langkah Terakhir

Tangis Ibu Fandi Ceritakan Kontrak Kerja Anaknya, Tak Tahu Ada 2 Ton Sabu di kapal

"Korban driver ojol berinisial MA dan terduga pelaku berinisial JW," kata Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady dilansir dari Kompas.com, Rabu (7/1/2026). 

Kejadian bermula saat pelaku memesan makanan melalui aplikasi layanan pesan antar.

Pesanan tersebut kemudian diterima oleh korban.

"Korban menerima pesanan tersebut dan sudah menjelaskan bahwa nantinya akan ada biaya parkir sepeda motor, kemudian Pelaku pun sudah menyetujuinya," ujar dia.

Setelah korban tiba di lokasi, ia kembali menyampaikan adanya biaya parkir sebesar Rp 3.000.

Pelaku kemudian memberikan biaya parkir tersebut.

Namun, setelah meninggalkan lokasi, korban mengecek telepon genggamnya dan mengetahui bahwa pelaku memberikan penilaian bintang satu terhadap akun korban di aplikasi.

"Dikarenakan dengan diberikannya bintang satu, korban tidak mendapatkan order dari aplikasi. Dengan kejadian tersebut, korban mengklarifikasi permasalahan sehingga terjadi keributan antara kedua belah pihak," ujar Agus.

Akibat keributan itu, korban luka di bagian kepala sebelah kiri setelah dipukul menggunakan botol oleh pelaku.

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Pluit untuk dilakukan penanganan Medis," kata Agus.

Korban mendapatkan delapan jahitan akibat luka di kepala.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved