Berita Regional
Detik-detik Dua Wisatawan Terseret Rip Current di Pantai Drini
Dua wisatawan dilaporkan terseret arus rip current saat berwisata di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (23/3/2026).
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Dua wisatawan remaja terseret arus rip current di Pantai Drini Gunungkidul.
- Tim rescue berhasil menyelamatkan korban, satu sempat pingsan akibat banyak menelan air laut.
- Wisatawan diimbau mematuhi rambu bendera merah untuk menghindari bahaya arus laut.
TRIBUNJATENG.COM - Insiden berbahaya kembali terjadi di kawasan pantai selatan Yogyakarta.
Dua wisatawan dilaporkan terseret arus rip current saat berwisata di Pantai Drini, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (23/3/2026).
Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan oleh Tim Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron yang sigap melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, mengungkapkan bahwa korban merupakan dua remaja berinisial SA (17) dan IA (16).
Keduanya diketahui berasal dari Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat, dan tengah berlibur bersama rombongan di kawasan Pantai Drini.
Baca juga: Dari Gunungkidul ke Pentas Dunia: Sosok Veda Ega Pratama Ukir Sejarah Membanggakan di Moto3
Kronologi Terseret Ombak Besar
Peristiwa bermula saat rombongan wisatawan tersebut berpencar di area pantai sekitar pukul 10.45 WIB.
Sebagian dari mereka bermain di sebelah utara Pulau Drini, sebelum tiba-tiba datang gelombang besar yang menyeret beberapa wisatawan ke area berbahaya.
"Beberapa orang bermain di sebelah Utara Pulau Drini, dan tiba-tiba ada ombak besar.
Sebagian wisatawan terseret ke area rip current," kata Suris saat dihubungi melalui telepon Senin.
Mendapat laporan kejadian, petugas Satlinmas Rescue langsung bergerak cepat melakukan penyelamatan dengan berenang menuju lokasi korban.
Kedua korban berhasil dievakuasi. Namun, salah satu korban sempat mengalami kondisi tidak sadarkan diri.
"Satu korban mengalami pingsan diduga karena terlalu banyak minum air laut," kata dia.
Korban yang pingsan kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Petugas mengingatkan wisatawan agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama di kawasan yang rawan arus rip current.
Selain memberikan imbauan langsung, petugas juga telah memasang rambu peringatan berupa bendera merah di sepanjang garis pantai.
"Berkunjung ke pantai aman, asal mematuhi imbauan petugas," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Sosok Brigadir Arya yang Gugur Ditembak Begal saat Bertugas, Tangis Istri: Pasti Dia Nungguin Saya |
|
|---|
| Ajudan Wakil Bupati dan Tiga Polisi Ditangkap dalam Penggerebekan Pesta Narkoba |
|
|---|
| Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri 3 Hari, Gagang Sapu dan Batu Bata Jadi Barang Bukti |
|
|---|
| Kronologi Calon Mantu Sekap Ayah Pacar 1 Tahun, Skenarionya di Luar Nalar |
|
|---|
| Cerita 2 Siswa Diminta Pindah Sekolah karena Nunggak Seragam Rp 300.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260323_Pantai-Drini.jpg)