Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Kisah Endang 10 Jam Bertahan di Antara Tumpukan Penumpang dalam Gerbong Hancur

Selama proses evakuasi yang berlangsung berjam-jam, Endang tetap dalam kondisi sadar meski tubuhnya lemah

Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Kompas.com/Nurpini
KECELAKAAN KERETA - Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kerta Listrik (KRL) Bekasi-Jakarta terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Salah satu kisah pilu datang dari Endang Kuswati (40), penumpang KRL di gerbong 10 khusus wanita. 
  • Kini ia masih dirawat di rumah sakit.
  • Sebelumnya, Endang harus berjuang demi bertahan hidup setelah diantara tumpukan penumpang lain di dalam reruntuhan gerbong selama 10 jam.

 

TRIBUNJATENG.COM, BEKASI - Kisah penyintas tragedi kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam,

Dalam kecelakaan maut ini, korban meninggal terbaru mencapai 14 orang.

Sedangkan untuk korban luka-luka berjumlah 84.

Salah satu kisah pilu datang dari Endang Kuswati (40), penumpang KRL di gerbong 10 khusus wanita. 

Kini ia masih dirawat di rumah sakit.

Sebelumnya, Endang harus berjuang demi bertahan hidup setelah diantara tumpukan penumpang lain di dalam reruntuhan gerbong selama 10 jam.

Baca juga: Kakak Beradik Tewas Tertimpa Truk Bermuatan Pupuk, Ayah Korban Histeris Lihat Jenazah Terbujur

Baca juga: Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Update Korban Tewas Jadi 14

Sepupu korban, Iqbal, menuturkan bahwa malam itu Endang baru saja pulang bekerja dari kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, dan hendak kembali ke rumahnya di Cibitung.

Namun, perjalanan tersebut berujung nahas ketika kereta yang ditumpanginya bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek sekitar pukul 20.52 WIB.

"Dia itu korban baru mengabari kita ya sekitar jam 10 malam. Dia menelepon ke kerabat kita di daerah Bekasi. Dia telepon kalau misalkan dia itu jadi salah satu korban yang ada di kereta tersebut," ungkap Iqbal saat ditemui di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Mendapat kabar itu, keluarga yang berada di Jakarta langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Namun, sejak tiba sekitar pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB dini hari, mereka belum juga mendapat kepastian apakah Endang masih berada di dalam gerbong atau sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Titik terang baru muncul sekitar pukul 02.00 WIB, ketika seorang jurnalis foto menunjukkan gambar kondisi di lokasi kejadian.

Dalam foto tersebut, Endang terlihat masih terjepit di dalam gerbong yang ringsek.

"Jadi aku dapat salah satu foto dari pers itu, korban itu masih di dalam, dalam kondisi lemas dan udah di dalam proses oksigen ya, karena di situ dia udah posisinya udah dari jam 9 malam juga untuk terjepit," jelas Iqbal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved