Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Kisah Pilu Kiki, Bocah yang Makan Rumput karena Lapar, Videonya Viral

Kiki merupakan bocah penyandang disabiltias asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Kompas.com
Bupati Bandung Barat, Jeje saat mengunjungi kediaman Rizki, Rabu (29/4/2026). 

Kala itu, Asep mendapati Kiki sedang memakan daun talas di dalam kamar setelah ia tinggal beberapa saat.

"Waktu saya balik bawa nasi dari orang tua, saya lihat Kiki lagi makan daun talas di dalam kamar. Ternyata dia bawa dari luar dan disimpan di sakunya," tutur Asep.

Sejak saat itu, kebiasaan tersebut terus berulang.

Belum Terima Bansos

Demi menjaga sang anak, Asep mengaku harus meninggalkan pekerjaannya sebagai penjual sandal keliling.

"Kalau tidak dijaga, dia bisa pergi dan tidak tahu jalan pulang," ucapnya.

Hingga saat ini, Asep dan keluarganya tinggal di tengah kondisi keterbatasan ekonomi.

Meski demikian, ia belum pernah menerima bantuan sosial seperti Program keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kondisi tersebut lah yang kemudian membuat Kiki tidak memiliki akses terhadap pendidikan, terapi, maupun pengobatan.

"Harapan saya anak saya bisa sekolah dan dapat terapi atau pengobatan. Sekarang belum bisa karena terkendala biaya," harap Asep.

RT Perjuangkan Bansos untuk Keluarga Kiki

Kondisi ekonomi keluarga Kiki membuat Ketua RT setempat, Cecep Mulyana terus mendampingi agar bisa mendapatkan bantuan sosial.

"Saya mohon pemerintah turun tangan. Beri penanganan untuk anaknya juga ayahnya beri pekerjaan agar bisa memberikan penghidupan," ungkap Cecel Mulyana.

"Kami dari kewilayahan terus mendampingi, agar dapat bantuan kita sedang usaha penataan administrasi kependudukan," sambungnya.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan, kasus anak disabilitas yang viral karena memakan rumput tidak boleh lagi ditangani setelah ramai di media sosial.

Tak Boleh Nunggu Viral Baru Ditangani

 Jeje meminta aparat kewilayahan hingga organisasi perangkat daerah lebih proaktif mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Nanti ke depannya permasalahan seperti ini harus tidak nunggu viral dulu. Pihak kecamatan atau desa harus mampu mengidentifikasi persoalan seperti ini di wilayahnya, keluarga mana yang butuh perhatian khusus,” kata Jeje saat mengunjungi kediaman Muhammad Rizki (11), Rabu (29/4/2026).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved