Berita Regional
Ngaku Komisaris Polisi, Kedok Pria Ini Langsung Terbongkar Setelah Akad, tapi Malah Ngamuk
R melancarkan tipu muslihat dengan mengaku sebagai perwira menengah Polri berpangkat Komisaris Polisi (Kompol)
Ngaku Komisaris Polisi, Kedok Pria Ini Langsung Terbongkar Setelah Akad, tapi Malah Ngamuk
TRIBUNJATENG.COM, MENTENG - Kisah tragis akibat termakan rayuan gombal seorang pria ini menimpa seorang wanita pegawai di instansi pemerintahan.
Buntutnya tak hanya kena tipu, wanita ini juga mengalami ekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Wanita tersebut berinisial MS (34). Kisah kelamnya meninggalkan trauma psikis yang mendalam.
Ceritanya bermula sejak tahun 2021 hingga 2023.
Baca juga: Polda Jateng Blak-blakan Sosok Artis yang Terlibat Love Scamming Internasional, Ini Perannya
Pelakunya tidak lain adalah mantan suaminya sendiri, seorang pria berinisial R (45).
Didampingi kuasa hukum dan ibu kandung, pihak keluarga MS mendatangi Kantor Komisi Nasional (Komnas) Perempuan di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/6/2026) siang untuk mengadukan kejanggalan dalam proses hukum yang sedang berjalan.
Dinikahi Polisi Gadungan, Ternyata Calo Samsat
Kuasa hukum MS, Furba Indah, mengungkapkan pertemuan antara korban dan pelaku terjadi pada tahun 2021.
Saat itu, R melancarkan tipu muslihat dengan mengaku sebagai perwira menengah Polri berpangkat Komisaris Polisi (Kompol).
Percaya dengan pengakuan tersebut, MS akhirnya bersedia menerima pinangan R.
Namun, bak disambar petir di siang bolong, kedok R langsung terbongkar sesaat setelah akad nikah selesai.
"Beberapa jam setelah akad nikah dilakukan, MS baru mengetahui bahwa R ternyata bukanlah anggota Polri, melainkan hanya calo yang biasa nongkrong di Samsat Polda Metro Jaya," kata Furba kepada awak media usai mengadu ke Komnas Perempuan.
Karena pernikahan sudah terlanjur terjadi, MS hanya bisa pasrah menerima kenyataan pahit tersebut.
Disekap di Kamar Mandi hingga Dicekoki Cairan Serangga
Setelah kedoknya terbongkar, tabiat asli R mulai keluar.
Pelaku dikenal sangat ringan tangan dan kerap melakukan kekerasan fisik maupun verbal secara berulang kepada korban.
| Niat Angkat Kabel Agar Bisa Lewat, Tujuh Pemain Odong-Odong Justru Tersengat Listrik, 3 Tewas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Pensiun TNI Tewas Tabrak Truk Warga Blora yang Lagi Antre BBM |
|
|---|
| Dua Hari Tak Minum Obat, Remaja Bunuh Balita Keponakannya Pakai Pisau Dapur |
|
|---|
| Tewas Bersimbah Darah di Kamar Hotel, Wanita Muda Diduga Dibunuh Seorang Anak |
|
|---|
| Viral di TikTok Akses Jalan Desa Ditutup Fondasi, Ternyata Ini Pemicunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260603_jakarta.jpg)