Berita Jepara
Arif Optimis Kunjungan Wisatawan Pantai Bandengan Jepara Bisa Tutup Target Rp2,3 Miliar
Pantai Bandengan Kabupaten Jepara menjadi satu di antara tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Pantai Bandengan Kabupaten Jepara menjadi satu di antara tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Meski kenaikannya tidak terlalu signifikan, jumlah kunjungan wisatawan tahun ini tercatat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Manager Pantai Bandengan Jepara, Arif Junaidi mengatakan, peningkatan mulai terlihat sejak Hari Natal, 25 Desember 2025.
Berdasarkan data pengelola, terjadi kenaikan kunjungan sekira 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Baca juga: Update Harga Bahan Pokok Jelang Tahun Baru di Pasar Jepara II: Cabai Rawit Rp45 Ribu
• ASN Wonosobo Wajib Masuk Ngantor di Akhir Tahun, Tidak Terapkan WFA
“Pada 25 Desember ada kenaikan dibandingkan tahun lalu, sekira 10 persen."
"Tahun lalu kunjungan sekira 1.400 orang. Tahun ini Alhamdulillah bisa sampai 1.600 orang,” kata Arif kepada Tribunjateng.com, Minggu (28/12/2025).
Dia menambahkan, pada hari-hari berikutnya kunjungan wisatawan masih menunjukkan tren positif dengan kenaikan berkisar 5 hingga 10 persen per hari.
Saat ini, rata-rata kunjungan harian berada di angka 1.000 hingga 1.600 orang.
Pengelola pun optimistis lonjakan signifikan akan terjadi menjelang malam pergantian tahun hingga 1 Januari 2026.
“Kami prediksi puncaknya di akhir bulan sampai 1 Januari 2026. Target kami bisa menarik sekira 8.000 hingga 10.000 wisatawan di momentum puncak,” jelasnya.
Dari sisi pendapatan, Arif menyebut target Pantai Bandengan tahun ini dipatok Rp2,3 miliar.
Hingga saat ini, realisasi pendapatan telah mencapai sekira 90,8 persen.
“Alhamdulillah, kami masih optimis target bisa tercapai. Mudah-mudahan di puncak 31 Desember bisa menutup target,” ungkapnya.
Untuk komposisi wisatawan, mayoritas pengunjung masih didominasi warga lokal Jepara dan Jawa Tengah.
“Sekira 90 persen pengunjung berasal dari Jawa Tengah. Ada juga dari Jawa Barat dan Jawa Timur, tapi masih kecil, sekira 3 sampai 5 persen,” tambah Arif.
| 263,7 Kilogram Sampah Dikumpulkan di Pesisir Pantai Jepara |
|
|---|
| Kasatreskrim Polres Jepara Resmi Berganti, Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Jadi Perhatian |
|
|---|
| Gekrafs Jepara Jadi Ujung Tombak Baru, Siap Bawa Wisata Kota Ukir Mendunia |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Jepara Wafat di Makkah Jelang Kepulangan, Kesehatan Menurun |
|
|---|
| Istri Kiai AJ Jepara Akhirnya Laporkan Suami Dugaan Perzinaan, Ini Update Terbaru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251228-_-Pengunjung-Pantai-Bandengan-Jepara.jpg)