Sabtu, 13 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

DKPP Jepara Usulkan 50 Titik Jaringan Irigasi: Demi Kurangi Lahan Bero

DKPP Kabupaten Jepara terus mendorong penguatan sektor pertanian dengan mengusulkan pembangunan 50 titik jaringan irigasi. 

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB JEPARA
CEK IRIGASI - Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengecek salah satu jaringan irigasi pertanian. Pada 2026, DKPP Kabupaten Jepara mengusulkan 50 titik pembangunan jaringan irigasi. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - DKPP Kabupaten Jepara terus mendorong penguatan sektor pertanian dengan mengusulkan pembangunan 50 titik jaringan irigasi

Upaya ini dinilai penting untuk mengurangi lahan bero sekaligus meningkatkan indeks pertanaman di sejumlah wilayah.

Kepala DKPP Kabupaten Jepara, Mudhofir mengatakan, keberadaan jaringan irigasi sangat menentukan keberhasilan produksi pertanian. 

Namun demikian, tidak semua titik memiliki kondisi sumber air yang ideal.

Baca juga: Suka Cita Perayaan Natal di Pendopo Jepara, Bupati Witiarso: Paling Meriah dalam Satu Dekade

Arif Optimis Kunjungan Wisatawan Pantai Bandengan Jepara Bisa Tutup Target Rp2,3 Miliar

Update Harga Bahan Pokok Jelang Tahun Baru di Pasar Jepara II: Cabai Rawit Rp45 Ribu

“Dari titik-titik yang diusulkan, kendalanya ada pada kualitas sumber air, apakah airnya payau atau tidak."

"Ini sangat berpengaruh terhadap hasil pertanian,” kata Mudhofir kepada Tribunjateng.com, Senin (29/12/2025).

Mudhofir menjelaskan, untuk 2026, realisasi pembangunan jaringan irigasi tersebut masih menunggu kejelasan alokasi anggaran. 

Meski begitu, DKPP terus melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan agar program dapat segera dijalankan ketika anggaran tersedia.

Dia mengakui, penataan saluran irigasi hingga kini masih menghadapi sejumlah tantangan serius. 

Pertama, kebutuhan saluran irigasi yang jumlahnya banyak dan memiliki bentang yang panjang. 

Kedua, kebutuhan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan dan rehabilitasi.

Ketiga, keterbatasan ketersediaan sumber air.

“Kondisi di hulu juga berpengaruh. Penangkap air semakin berkurang karena pohon-pohon berkurang."

"Ditambah lagi jika di sekitar sumber air terdapat aktivitas tambang, itu jelas berdampak langsung ke pertanian,” jelasnya.

Dampak dari persoalan irigasi ini mulai dirasakan petani di beberapa wilayah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved