Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Karimunjawa Diproyeksikan Jadi Role Model Pembangunan Sekolah Unggul dan Terintegrasi

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Dr Abdul Mu'ti menunjuk Karimunjawa,

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
SAMPAIKAN PROGRAM - Mendikdasmen RI, Prof Abdul Mu'ti berkunjung di SMPN 1 Tahunan Jepara untuk meresmikan beberapa sekolah yang sudah merampungkan program revitalisasi, Sabtu (3/1/2026). Mendikdasmen juga menyampaikan rencana pembangunan sekolah unggul terintegrasi non-asrama yang diproyeksikan dibangun di Karimunjawa. 

Mendikdasmen Perintahkan Bupati Jepara Siapkan Mastel Plan

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Dr Abdul Mu'ti menunjuk Karimunjawa, Kabupaten Jepara sebagai daerah proyeksi pembangunan Sekolah Unggul Terintegrasi Non-Asrama.

Hal tersebut disampaikan Prof Abdul Mu'ti usai berkunjung di SMPN 1 Tahunan Jepara untuk meresmikan beberapa sekolah yang sudah merampungkan program revitalisasi, Sabtu (3/1/2026).

Menurut dia, Sekolah Unggul Terintegrasi Non-Asrama ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan pendidikan.

Setelah adanya sekolah rakyat (SR) yang berbasis asrama, kemudian lahir pula kebijakan sekolah unggul terintegrasi.

Di dalamnya merupakan penggabungan sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat dalam satu kesatuan pendidikan.

Artinya, dalam satu kawasan terpadu terdapat pendidikan terintegrasi dari usia dasar hingga pendidikan jenjang menengah dan kejuruan.

Baca juga: PAD Kudus Tahun 2025 Tembus Rp 699,7 Miliar

Baca juga: Remaja 19 Tahun Tewas Dikeroyok di Dekat Kantor Polsek, Luka Parah Ditusuk Para Pelaku

Baca juga: Akbar babak Belur Dihajar Polisi, Dituduh Minum Miras Lalu Dibawa Paksa ke Polres

"Sekolah unggul terintegrasi non asrama ini satu paket jenjang pendidikan, akan coba kami lakukan mulai 2026," ujarnya.

Prof Abdul Mu'ti menjelaskan, Kemendikdasmen sudah beberapa kali melakukan pengkajian terkait sekolah unggul terintegrasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) dan beberapa pihak kementerian terkait.

Pembicaraan dengan bupati Jepara juga sudah dilakukan untuk menyiapkan master plan pembangunan sekolah unggul dan terintegrasi non-asrama.

Termasuk arahan kepada bupati agar menyiapkan program khusus pendidikan di daerah terpencil.

Seperti contoh program pembelajaran jarak jauh menggandeng DPRD yang memiliki program kerja di daerah 3T.  

Menyulap teknis pelaksanaan pendidikan biasa saja menjadi lebih kreatif, efektif dan efisien.

"Mudah-mudahan Jepara jadi Championnya lahirnya sekolah unggul terintegrasi," tuturnya.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara segera menyiapkan master plan rencana pembangunan sekolah terintegrasi di Karimunjawa.

Kata dia, Sekolah Rakyat (SR) menampung masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan 2.

Sedangkan masyarakat yang masuk dalam desil 3 dan seterusnya bakal terfasilitasi dengan adanya sekolah terintegrasi.

"Kita lakukan pendalaman arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Untuk site plan segera kami siapkan.

Ini kebijakan menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved