Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

2 Hari Longsor di Tempur Jepara, 3.522 Orang Masih Terisolasi

Sebanyak 3.522 jiwa atau 1.445 KK masih terisolasi setelah dua hari dilanda bencana tanah longsor yang memutus akses jalan menuju Tempur, Jepara

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/Diskominfo Jepara
DROPING LOGISTIK - Sejumlah relawan tampak dari atas membawa logistik dengan menggunakan kendaraan dari posko dapur umum Desa Damarwulan sampai ke kaliombo, Minggu (11/1/2026). Pengiriman logistik dilanjutkan dengan sepeda motor atau jalan kali melewati jalan setapak di titik jalan terputus tergerus banjir menuju Desa Tempur.  

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sebanyak 3.522 jiwa atau 1.445 KK masih terisolasi setelah dua hari dilanda bencana tanah longsor yang memutus akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara sejak, Jumat (9/1/2026).

 

Pada, Minggu (11/1/2026), sebagian besar dari 18 titik material longsor sepanjang jalan dari Desa Damarwulan - Tempur, sudah berhasil dievakuasi.

 

Material longsor di beberapa titik lainnya belum bisa disingkirkan lantaran medan jalan cukup sulit. Apalagi, ada satu titik di mana longsor dan banjir memutus akses jalan menyapu badan jalan. Sementara titik lainnya dilakukan pembersihan secara manual dengan menggunakan alat seadanya, lantaran alat berat belum bisa diterjunkan menjangkau semua titik longsor.

Baca juga: Longsor di Desa Tempur Jepara: 1.445 KK Terisolasi, 6 Rumah Rusak, Listrik Padam

Aksi Heroik Ketua RT Selamatkan Lansia 93 Tahun dari Kobaran Api di Gandrungmangu Cilacap

Sosok Dika Restu Wibowo, Ngaku "Anggota" Aniaya Kakek di Depan Minimarket Hingga Tewas

BREAKING NEWS, Toko Sembako di Kudus Roboh Diterjang Longsor, Sriyatun Tewas Terjepit

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara mencatat ada 3.522 penduduk dari 1.445 KK yang masih terisolasi di Desa Tempur.

 

BPBD Kabupaten Jepara telah menerbitkan Laporan Situasi (SITREP) resmi terkait skala kerusakan bencana tanah longsor Desa Tempur, Kecamatan Keling ditujukan kepada BNPB, Gubernur Jawa Tengah, dan Bupati Jepara, yang mengakibatkan terputusnya akses jalan secara total.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, longsor terjadi di 18 titik dengan karakteristik rusak berat hingga kritis.

 

Kata dia, titik lingsoran terparah berada di lokasi pertigaan dekat spot foto "Selamat Datang Desa Wisata Tempur".

 

Akses jalan yang terputus sepanjang 60 meter, di mana badan jalan hilang tersapu banjir Sungai Gelis.

 

Selain itu, beberapa titik longsoran kategori kritis berada di jembatan Mbah Sujak menuju Desa Tempur. Badan jalan terkikis sedalam 6 meter dampak sungai yang berpindah aliran.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved