Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

18 Desa di Mayong Jepara Diproyeksi Kembangkan Wisata Berbasis Desa

Sebanyak 18 desa di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara diproyeksikan menjadi wilayah pengembangan wisata lokal desa.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
BERI ARAHAN - Bupati Jepara, Witiarso Utomo memberikan arahan kepada kepala desa dan masyarakat saat kegiatan Bupati Ngantor Desa di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Selasa (27/1/2026). Satu di antara arahannya adalah pengembangan sektor wisata untuk menumbuhkan PADes.  

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sebanyak 18 desa di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara diproyeksikan menjadi wilayah pengembangan wisata lokal desa.

Pemerintah Kabupaten Jepara mendorong pemerintah desa yang ada di Kecamatan Mayong untuk lebih serius menggarap dan mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing.

Utamanya di sektor potensi tempat wisata sebagai penggerak kemandirian desa melalui pendapatan asli desa (PADes) wisata.

Baca juga: TERUNGKAP, Ary Tidak Tewas Dikeroyok Tapi Kecelakaan, Terkapar di Jalan Bangsri Jepara

Bupati Jepara, Witiarso Utomo menegaskan, kepala desa di Kecamatan Mayong pada khususnya dan kepala desa di Kabupaten Jepara pada umumnya diminta untuk memperhatikan pengembangan wisata lokal, hingga ekonomi kreatif.

Dua hal tersebut menjadi satu-kesatuan untuk pengembangan wisata sebagai sumber pendapatan desa yang bisa diandalkan.

Seruan tersebut disampaikan Mas Wiwit, sapaan akrab Witiarso Utomo, ketika berkunjung di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong dalam program Bupati Ngantor Desa, Selasa (27/1/2026).

"Saya ingin wisata desa di Jepara maju, PADes meningkat. Nantinya desanya mandiri, beban Pemda juga lebih ringan. Jangan lupa pengembangan ekonomi kreatif di desa-desa juga diperhatikan,  kami akan turun mengecek setiap Rabu," terangnya.

Bupati juga menyentil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara agar mengawal pertumbuhan wisata lokal desa.

Pemerintah desa dan Disparbud diminta serius dalam memproyeksikan desa-desa yang memiliki potensi tempat wisata.

Selain itu, pemerintah desa juga diingatkan agar tidak kalah dengan para pengelola wisata yang ada di Jepara.

Supaya desa mampu mengelola dan mengembangkan potensi wisata yang ada dimiliki masing-masing.

Kondisi Infrastruktur Jalan Jadi Catatan

Witiarso Utomo menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak mengurangi semangat jajaran pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.

Dia juga mendapatkan berbagai aduan dari masyarakat tentang beberapa persoalan di desa. Utamanya persoalan infrastruktur jalan yang belum bisa dituntaskan secara menyeluruh.

Dia berkomitmen Pemerintah Kabupaten Jepara terus berupaya memperbaiki jalan-jalan yang rusak secara bertahap.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved