Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

500 IKM Ukir di Jepara Tumbuh, Penopang Ekonomi Daerah

Pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Jepara terus tumbuh sebagai mitra strategis pemerintah daerah

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
SENI MENGUKIR - Perajin di Desa Pedosawalan RT 09 RW 03, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara sedang mengukir karya ukir kaligrafi, Minggu (8/2/2026). Karya produk Nur Art Kaligrafi Jepara kini sudah tembus ke panggung dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Produk UKM dan IKM di Jepara memiliki potensi luar biasa. Di bidang seni kerajinan ukir, saat ini sudah ada 500-an perajin ukir yang mampu mengembangkan usahanya.

Di mana proyeksi perputaran ekonomi yang dihasilkan dari IKM ukir tidak kaleng-kaleng dengan perkiraan angka mencapai Rp 3,2 triliun.

Banyaknya pelaku usaha yang muncul menjadikan peluang usaha semakin kompetitif. Mengambil peran pada tumbuhnya ekonomi masyarakat dari tahun ke tahun.

Pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Jepara terus tumbuh sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghidupkan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Sosok Noor Hadi Bangun Bisnis Ukir Kaligrafi Khas Jepara, Dari Nol hingga Menembus Mancanegara

Sebelumnya, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin berharap agar Pemerintah Kabupaten Jepara mendukung upaya tumbuhnya UKM dan IKM lokal sampai di kancah global.

Setiap UKM dan IKM yang berpotensi berkembang harus didorong agar bisa naik kelas. Mampu melebarkan market pemasaran produk ke tingkat nasional dan internasional.

Ketua Dekranasda Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo menyebut, upaya untuk memperbaiki UKM dan IKM di Kabupaten Jepara terus dilakukan agar bisa naik kelas.

Pihaknya juga mengembangkan galeri pemasaran produk UKM dan IKM sebagai wadah promosi karya lokal, agar terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat luas.

"Dekranasda mitra setrategis daerah dalam mengembangkan perajin dan ekonomi kreatif melalui kegiatan peningkatan mutu pelaku usaha. Pembinaan dan pameran sebagai upaya untuk memperluas jaringan," terangnya, Senin (9/2/2026).

Pada pertengahan 2026 nanti, industri kecil dan menengah (IKM) di Jepara bakal melebarkan pemasaran produk ke Timur Tengah.

Enam dari ratusan IKM di bidang furniture dan ukir di Kabupaten Jepara bersiap membawa produk lokal khas Kota Ukir dalam ajang pameran Index Dubai pada 2-4 Juni 2026.

Mereka mewakili Indonesia menjadi bagian dari peserta pameran dagang internasional tersohor di bidang industri desain interior dan furniture di kawasan Dubai World Trade Centre.

Yaitu suatu tempat pertemuan para desainer, arsitek, dan pembeli dengan produsen furniture dan produk lain dari berbagai negara.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo mengatakan, ada 17 IKM furniture di Jepara yang sebelumnya mendaftar sebagai peserta pada pameran di Dubai 2026.

Dari jumlah tersebut, enam IKM terpilih dan berhak mengikuti pameran internasional. Semuanya bergerak di bidang produksi mebel atau furniture lokal Jepara, baik spesifikasi produk interior maupun eksterior.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved