Ibadah Haji
347 Jemaah Haji Lansia Asal Jepara Berangkat ke Tanah Suci
Sebanyak 1.547 jemaah calon haji asal Kabupaten Jepara terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter).
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Sebanyak 1.547 jemaah calon haji asal Kabupaten Jepara terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter).
Terdiri dari Kloter 36, 37, 38, 39, dan 40 yang tergabung dalam gelombang keberangkatan pertama.
Kloter 36 bergabung dengan Kabupaten Demak, sedangkan kloter 40 bergabung dengan Kabupaten Kudus.
Keberangkatan jemaah haji asal Jepara berlangsung dalam dua hari. Tiga kloter pertama berangkat pada 3 Mei, sedangkan kloter 39 dan 40 berangkat pada 4 Mei.
Baca juga: Sosok Haji Her yang Disambut Isak Tangis Ribuan Petani Usai Diperiksa KPK, Punya Ciri Khas
Baca juga: Masuk Kloter Akhir, 1.280 Lebih Jemaah Haji Cilacap Bersiap Menuju Tanah Suci
Kloter 36 terdiri dari 164 jemaah yang bergabung dengan Kabupaten Demak, kloter 37 terdiri dari 355 jemaah dan kloter 38 terdiri dari 354 jemaah.
Sementara kloter 39 terdiri dari 356 jemaah dan kloter 40 bergabung dengan Kabupaten Kudus terdiri dari 314 jemaah.
Selain lima kloter, ada empat jemaah haji asal Jepara yang tergabung pada kloter sapu jagat yaitu kloter 81. Merupakan jemaah cadangan yang naik menjadi jemaah reguler, keberangkatannya bergabung dengan jemaah dari berbagai daerah lain pada 20 Mei mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jepara, Siti Zuliyati mengatakan, semua jemaah calon haji asal Jepara sudah melaksanakan manasik terintegrasi. Dari 1.547 jemaah, 857 jemaah di antaranya perempuan dan 690 laki-laki.
Kecamatan penyumbang jemaah haji terbanyak tahun ini adalah Pecangaan berjumlah 157 jemaah. Di tingkat desa, Troso menjadi desa terbanyak penyumbang jemaah haji berjumlah 43 orang.
Zuliyati menuturkan, tahun ini ada 347 warga jepara lanjut usia (lansia) yang berangkat ke Tanah Suci. Terdiri dari 296 jemaah berusia 65-79 tahun dan 51 jemaah berusia di atas 80 tahun.
Jemaah haji tertua asal Jepara berusia 85 tahun, sedangkan yang termuda berusia 16 tahun.
"Keberangkatan jemaah haji asal Jepara pada 3 dan 4 Mei. Ada yang kloternya gabung dengan Kudus, ada juga yang gabung dengan Demak," terangnya Senin (13/4/2026).
Bupati Jepara, Witiarso Utomo menerangkan, Jepara menjadi kabupaten ketiga di Jawa Tengah punyumbang jemaah haji terbanyak setelah Kota Semarang dan Kebumen.
Dia menitipkan doa agar Kabupaten Jepara semakin berkah untuk rakyatnya, serta apa yang sudah menjadi program pemerintah bisa terlaksana dengan baik.
"Doakan Jepara dan kami dalam memimpin Jepara agar amanah, jujur, dan adil," harap dia.
| 1.747 Jemaah Haji Semarang Siap Berangkat, Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun |
|
|---|
| 10 Anggota Jemaah Haji asal Pati Tiba Lebih Dulu di Tanah Air, Lainnya Menyusul Kamis dan Sabtu |
|
|---|
| Jatuh Sakit, Enam Calon Haji Asal Pati Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini |
|
|---|
| Solikin Warga Kudus Akhirnya Naik Haji Bareng Istri Setelah 30 Tahun Jadi Tukang Pijat |
|
|---|
| Dari Dapur Tahu ke Tanah Suci, Perjuangan Siti Mulyati dan Putrinya Raih Mimpi Berhaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260413_MANASIK-Jemaah-haji-asal-Kabupaten-Jepara.jpg)