Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jepara

Jalan Sepanjang 747 Meter di Keling Jepara Mulai Dibangun

Jalan pinggiran Jepara sepanjang 747 meter di Desa Gelang, Kecamatan Keling menjadi sasaran pembangunan infrastruktur jalan.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
SERAHKAN CANGKUL - Wakil Bupati Jepara, Muhamad Ibnu Hajar menyerahkan cangkul kepada petugas sebagai simbolis dimulainya pembangunan jalan sepanjang 747 meter di pinggiran Jepara, Rabu (22/4/2026). Pembangunan jalan tersebut bagian dari program TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Gelang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Jalan pinggiran Jepara sepanjang 747 meter di Desa Gelang, Kecamatan Keling menjadi sasaran pembangunan infrastruktur jalan.

Jalan tersebut menjadi akses konektivitas untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat. Di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga perdagangan.

Perbaikan jalan tersebut dimulai Rabu (22/4/2026) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II menyasar infrastruktur kawasan pinggiran Jepara.

Bahkan jarak lokasi pembangunan dengan pusat Kota Jepara mencapai 33,5 kilometer bisa dijangkau dengan waktu sekira satu jam.

Pembangunan ini bagian dari upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Baca juga: Wamen HAM Tekankan Semangat Kartini Sebagai Pilar Kesetaraan dan Pemajuan HAM di Jepara

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, pembangunan daerah tidak boleh hanya terpusat di perkotaan. Sementara pembangunan infrastruktur di pinggiran dan perbatasan juga harus diperhatikan.

Kata dia, pemerintah daerah bersama TNI harus bisa merealisasikan pembangunan yang menyentuh akar rumput.

"Hal yang bermanfaat lagi dan menyentuh kebutuhan masyarakat melalui program ini adalah perbaikan rumah tidak layak. Dan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni," terangnya.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0719/Jepara, Kapten Inf Ngadino menuturkan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Dalam kurun waktu yang ada, anggota TNI bersama masyarakat fokus membangun jalan, memperbaiki fasilitas umum, dan memperkuat mental masyarakat melalui berbagai penyuluhan.

Pembangunan jalan rabat beton di Desa Gelang ditarget sepanjang 556 meter dan 191 meter.

Selain itu, ada juga rehabilitasi rumah tidak layak huni menyasar dua rumah warga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Beberapa program yang telah direncanakan diharapkan mendukung pembangunan di wilayah pedesaan semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.

"Tak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian penting dalam program ini."

"Berbagai sosialisasi dan penyuluhan diberikan, pembekalan pengetahuan dan wawasan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa, bernegara, dan bela negara," ujar dia. (*)

Baca juga: Menempa Kesabaran di Lembaran Kayu, Danisa Buktikan Gadis Remaja Juga Lihai Memahat di Jepara

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved