Pekalongan
33 Unit Alsintan dari Kementan Dukung Petani Kabupaten Pekalongan
Sebanyak 33 unit alat, dan mesin pertanian (alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 33 unit alat, dan mesin pertanian (alsintan) bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, disalurkan kepada petani di Kabupaten Pekalongan sebagai upaya memperkuat sektor pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/1/2026).
Wakil Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta Menteri Pertanian RI atas dukungan bantuan alsintan yang diberikan kepada Kabupaten Pekalongan.
Baca juga: Capaian Air Minum Aman Wonosobo Baru 51 Persen, Bupati Afif Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Baca juga: Sosok Risma Ardhi Chandra, Plt Bupati Pati Ternyata Lulusan Unika Soegijapranata Semarang
Ia juga mengapresiasi, peran pimpinan Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan serta jajaran Dinas Pertanian yang telah mengawal hingga terealisasinya bantuan tersebut.
"Bantuan alsintan ini, sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Kami berharap, para petani dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal," ujar Sukirman.
Sukirman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah mendapatkan arahan dari Gubernur Jawa Tengah agar seluruh daerah berkomitmen mengembalikan posisi Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Upaya tersebut dilakukan, melalui peningkatan produksi pertanian serta pemantauan kondisi persawahan secara berkala, termasuk dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.
"Perkembangan kondisi persawahan akibat banjir terus kami monitor melalui DKPP Kabupaten Pekalongan," katanya.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menargetkan produksi padi sekitar 222 ribu ton, jagung 12.600 ton, serta tebu mencapai 115 ribu ton. Target tersebut diharapkan dapat menjadi penopang ketahanan pangan Jawa Tengah.
Selain mendorong peningkatan produksi, Sukirman juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah dan potensi lokal di lingkungan sekitar.
"Ketahanan pangan tidak hanya bertumpu pada komoditas utama, tetapi juga pada pemanfaatan pekarangan dan potensi lokal masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan Yudhi Himawan menjelaskan, total bantuan alsintan yang disalurkan sebanyak 33 unit. Bantuan tersebut terdiri atas 17 unit traktor roda empat, 8 unit traktor crawler (roda kelabang), 6 unit drone pertanian, serta 2 unit combine harvester.
"Sebagian alsintan, diserahkan kepada kelompok tani dengan status hibah, sementara sebagian lainnya dikelola DKPP dengan sistem pinjam pakai sesuai kebutuhan dan kajian teknis," jelas Yudhi. (Dro)
| Nanda Yanuar : PPPK Paruh Waktu Butuh Kepastian dan Kesejahteraan |
|
|---|
| Hidupkan Kembali Kuliner Legendaris, UMKM Center Wonopringgo Jadi Magnet Baru Warga |
|
|---|
| Perkuat Layanan Publik, Pemkab Pekalongan Gandeng Imigrasi Pemalang |
|
|---|
| Didukung Pemerintah Pusat, Pemkot Pekalongan Genjot Pembangunan Gedung Baru |
|
|---|
| Tak Sepakat WFH, Wali Kota Aaf Minta ASN Tetap Masuk dan Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260121_SERAHKAN-BANTUAN-Wakil-Bupati-Pekalongan.jpg)