Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mudik Lebaran 2026

Kejar Zero Pothole, PBTR Kebut Perbaikan Tol Pemalang-Batang

Pengelola Tol Pemalang-Batang mempercepat perbaikan jalan menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026 dengan target zero pothole.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/Indra Dwi Purnomo
PERBAIKAN JALAN - Petugas PBTR memperbaiki jalan tol menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, di KM 327 Tol Pemalang-Batang, Jumat (27/2/2026) sore. PBTR menargetkan pada H-10 Lebaran mewujudkan zero pothole atau nol lubang. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pengelola ruas Tol Pemalang-Batang mempercepat perbaikan jalan menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

Targetnya jelas, yakni mewujudkan zero pothole atau nol lubang pada H-10 Lebaran agar pemudik dapat melintas dengan aman dan nyaman di jalur Trans Jawa.

Berbagai pekerjaan dilakukan secara intensif di sepanjang 39 kilometer ruas tol PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR).

Asisten Manajer Pemeliharaan PBTR, Indra Nur Kusuma mengatakan, pihaknya fokus pada pemeliharaan rutin hingga rekonstruksi pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup berat.

Baca juga: Dishanpan Temukan Teri Nasi Positif Formalin di Pasar Grogolan Pekalongan

Viral Dikaitkan Lampor, Pemuda Purbalingga Tiba-tiba di Wonosobo, Motornya di Lereng

Geger Fenomena Piringan Awan di Gunung Slamet Pemalang, Pertanda Musibah?

"Kami berupaya memastikan kondisi jalan mantap. Sampai dengan H-10 Lebaran, target kami sudah zero pothole," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (27/2/2026).

Sepanjang Februari, sedikitnya 1.000 titik lubang telah ditangani melalui penambalan permanen di berbagai segmen.

Selain itu, PBTR juga mengerjakan Scraping, Filling, dan Overlay (SFO) atau pengelupasan serta pelapisan ulang aspal sepanjang 10 kilometer yang tersebar di 80 titik.

Untuk jalur beton yang mengalami retak atau bergelombang, dilakukan rekonstruksi rigid pada 100 segmen. 

"Total kebutuhan aspal dalam pekerjaan tersebut diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 ton, dengan produktivitas rata-rata 400 ton per hari," ucapnya.

Sebagai bagian dari jalur Trans Jawa, ruas Tol Pemalang-Batang menjadi titik tengah perjalanan pemudik dari arah Jakarta menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Kondisi tersebut menjadikan ruas ini rawan menjadi titik lelah bagi pengemudi, sehingga aspek keselamatan menjadi perhatian utama pengelola.

Selain perbaikan fisik jalan, PBTR juga meningkatkan kualitas perlengkapan keselamatan dengan mengganti stiker reflektor di median jalan dari spesifikasi High Intensity Prismatic (HIP) menjadi Diamond Grade agar pantulan cahaya lebih terang, terutama pada malam hari.

"Meski dihadapkan pada cuaca hujan, pekerjaan perbaikan tetap dilaksanakan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM)."

"Tiga tim Sapu Lubang disiagakan untuk menangani kerusakan dalam waktu maksimal 2x24 jam sejak terdeteksi," tambahnya.

Pihaknya juga  menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan, atas potensi perlambatan lalu lintas akibat adanya pekerjaan perbaikan.

Pengendara diimbau mematuhi rambu di area kerja serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan mudik. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved