Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Pekalongan

Inilah Ratu Sembara Kasih, Jadi Ruang Harapan Penyintas Kanker Payudara di Pekalongan Raya

Keberadaan Ratu Sembara Kasih diklaim memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan pasien, khususnya dari sisi psikologis.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/RSUD KRATON PEKALONGAN
PERTEMUAN RUTIN - Anggota Komunitas Ratu Sembara Kasih berfoto bersama di sela pertemuan rutin di Pantai Sigandu Batang, Rabu (22/4/2026). Mereka adalah para penyintas kanker payudara di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Komunitas Ratu Sembara Kasih (Payudara Satu Semangat Berbagi Kasih) terus meneguhkan perannya sebagai ruang harapan dan penguat semangat bagi para penyintas kanker payudara di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

Di bawah naungan RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan, komunitas ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah berbagi pengalaman, saling menguatkan, serta menumbuhkan semangat hidup bagi para anggotanya.

Direktur RSUD Kraton, Henny Rosita mengatakan bahwa keberadaan komunitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan pasien, khususnya dari sisi psikologis.

Baca juga: Pemkab Pekalongan Tunjukkan Kepedulian, 900 Marbot Diguyur Insentif

99 Km Jalan Kabupaten Pekalongan Masih Rusak, Perbaikan Dikebut Tahun Ini

"Ratu Sembara Kasih menjadi rumah bagi para penyintas untuk saling berbagi dan menguatkan."

"Dukungan emosional, dari sesama penyintas seringkali menjadi kekuatan besar dalam proses penyembuhan," ujarnya seusai kegiatan di Pantai Sigandu Batang, Rabu (22/4/2026).

Komunitas yang berdiri sejak 3 Februari 2017 ini telah memiliki sekira 80 anggota yang tersebar di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, Pemalang, Tegal, hingga Brebes.

Pertemuan rutin yang digelar setiap dua bulan sekali, menjadi momentum penting untuk menjaga solidaritas dan mempererat tali persaudaraan.

Menurut Henny, kegiatan yang dikemas dengan suasana santai di tepi pantai memberikan efek positif bagi para anggota.

"Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menghadirkan suasana relaksasi yang membantu mengurangi beban psikologis para penyintas."

"Di sini mereka bisa tertawa bersama, berbagi cerita, dan saling menguatkan."

"Ini menjadi energi positif yang sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan pasca diagnosis," tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara semakin meningkat.

"Selain itu, keberadaan komunitas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus pendamping bagi para pasien yang sedang berjuang menuju kesembuhan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved